semburat sinar mentari pagi yang menyelinap dari balik gunung,
menghangatkan butiran embun yang mendekap mesra pucuk daun teh,
hamparan kebun teh pun, jadi bagai permadani hijau berkilau terkena sinar mentari
pohon dadap yang banyak tumbuh di tengah hamparan kebun teh ,
telah mulai berbunga merah ceria pula,
menambah indah hamparan hijau , bercorak merah ceria
kawanan burung bersayap kuning, berkicau riang gembira berlarian
mengarungi hamparan hijau kebun teh nan bertahtakan bunga merah ceria,
yang terhampar jauh sampai ke lereng gunung,
berlatarkan langit nan membiru jernih tak berawan
masya Allah, sungguh sebuah simpony keindahan alam yg menggetarkan jiwa,
saat musim berbunga di kebun teh ,
hijau, merah, kuning, biru
warna warni alam pun berpadu dg indahnya ,
di penghujung musim kemarau
di tengah bulan ramadhan yg suci ini
betapa indahnya , sejumput alam dataran tinggi priangan ini ,
alam ciptaan Mu, ya Allah,
Tak terbayangkan betapa lebih indahnya surga di akhirat kelak
Yang belum tentu pula bakal teraih selepas meninggalkan dunia yg fana ini
Aku hanya bisa terdiam di tengah hamparan kebun teh yang luas ini,
terharu menikmati simphony keindahan alam
Coba ku ingat diri ini ,
yang hanya noktah kecil di tengah hamparan alam yg luas ini,
yang hanya berwarna kusam, di tengah warna warni ceria alam nan indah
Rasanya tak sepadan diri yg kusam ini ,
berada di tengah keindahan alam Mu, yang terhampar ini ,
ya Allah, ya Tuhan ku,
semoga di bulan ramadhan yg suci ini , sucikan lah pula diri ini,
indahkan lah perilaku , se indah alam Mu yg agung ini
tenangkanlah jiwa ini, setenang pagi yg sunyi di tengah kebun teh ini
kukuhkan lah iman ku, sekokoh gunung besar ini
jernihkan lah hati ini, sejernih mata air gunung
beningkanlah rasa ini , sebening langit biru Mu
maafkanlah semua kesalahan ku
hamba Mu, yg tak luput dari kesalahan..
amien..
gambar2 , musim bunga di kebun teh, bisa dilihat di http://www.flickr.com/photos/hdmessa/
Filed under: poetry





Mas Hendra Salam kenal!
Tempate kayaknya bagus.. jadi pingin kesana….
salam kenal juga mas Tri,
silakan saja main ke sini,
memang daerah sekitar tempat ini, adalah daerah wisata alam yg ramai saat hari libur
Aww da hendra…
well, kalau ardi buliah mangecek turun gunuang lah uda lai.., caliakan ilmu-ilmu yan alah uda dapekan dari pertapa tu…
Umat iko paralu dokter, bahkan parpol pun paralu dokter untuak mangubetinyo karano alah kanai virus sekulerisme walaupun inyo berlabelkan Islam keceknyo…
Ardi iyo nio main katampek uda, lai welcome tuh da?
Wassalam
Good God! Indah sekali, jadi bener-bener kangen tempat kelahiran .. Memang betul ucap Brouwer, Tuhan bener-bener tersenyum ketika menciptakan tanah Pasundan. Salam kenal Uda Hendra!
wa alaikum salam Ardi,
mudah2 an kelak bila telah cukup “ilmunya” , saya akan turun gunung pula..he….he…
silakan saja , kalau mau main ke sini, daerah pangalengan ini , memang daerah wisata alam yg ramai di hari libur
salam
thanks Ressa,
salam kenal juga
memang indah alam pasundan, khususnya daerah dataran tinggi priangan-bandung selatan ini,
mudah2an masih lestari alamnya tak seperti sebagian daerah lain nya telah rusak alam nya oleh keserakahan manusia.
btw, dulu lahir dimana tepat nya ?
sedang mengembara dimana nih sekarang ?
salam hangat dari tengah kebun teh
Ya memang, dibeberapa tempat di Bandung terutama di tengah kota, upaya konservasi sangat kurang, mungkin kalah dengan gegap-gepita komersialisasi. Seharusnya Pemkot Bandung memperhatikan hal ini dengan tetap membangun taman-taman kota, dan tidak dengan mudah memberikan ijin bagi koversi lahan hijau ke lahan bisnis. Terakhir kali saya ke Kota Bandung 4 bulan lalu setelah saya tinggalkan selama hampir 5 tahun, sangat sedih melihatnya. Kota Bandung tak ubahnya sebuah kecamatan di Jakarta.
Saya lahir dulu di sebuah rumah sakit kecil (saya lupa) di daerah dekat Jalan Karapitan (yang sekarang ramai oleh Bakso Malang dan Ba-be-nya). Orangtua dulu tinggal di Jalan Karapitan tersebut, sebelum pindah ke Jalan Buah Batu (Jalan Suryalaya lebih tepatnya, dekat dengan tempat pembakaran uang), dan pindah lagi ke Jakarta dan terakhir di Bekasi.
Saat ini saya tengah tinggal di Sydney. Kalau ada kesempatan liburan lagi ke Bandung, saya akan sempatkan main ke kebun teh tempat Uda Hendra.
terima kasih Ressa,
atas perkenalan dan sharing nya,
yah, memang demikianlah bandung saat ini, kota yg kita cintai tapi , entah kenapa jadi spt salah urus.., mudah2 an ada perbaikan kelak.
kalau di bandung, saya tinggal di daerah jl gatot subroto, dulu sering main juga ke rumah teman di daerah suryalaya,
silakan kalau mau main ke kebun teh malabar, yg memang daerah wisata alam bdg selatan yg ramai di hari libur
salam