desert story

the life journey,sometimes is so unpredictable, the wind of destiny flying me from the tea plantation at the mountain, far away to the desert…

human make planning, but God the Merciful has better planning of life journey for each of us, I am only follow it.

Thanks God,  Alhamdulillahi Rabbil Alamiin

By time being, there’s enough many impression story from tea plantation, now we will hear, the amazing story that blowed from the desert wind..,

maybe there’s some amazing story, looks like story of 1001 nights, adventure of sinbad, laila-majnun love story,  the poetry  from kahlil gibran, jalaludin rumi, the alchemist of paulo coelho etc, and especially noble story of the prophets…

desert2

desert travelling

oase

desert oasis

abudhabi21

Abu Dhabi, United Arab Emirate, the sky view

abu_dhabi_from-the-sea2

Abu Dhabi , sea view

abu-dhabi-corniche2

Abu Dhabi Corniche, near the beach

emirate-palace2

Emirate Palaces

palaceaerial_gallery__470x31101

Emirate Palaces, from sky view

abu-dhabi51

Abu Dhabi, the city

at-abu-dhabi-corniche-beach1

at the Abu Dhabi corniche – beach shore

abu_dhabi_corniche_04

tourist destination along beach shore

marina-beach-with-background-of-abu-dhabi-city2

at the marina beach, with background abu dhabi city

at-marina-beach-of-abu-dhabi

at marina beach of abu dhabi

abu-dhabi-garden

the garden

the-garden

the garden and sky craper

fountain-and-the-sky-craper

fountain and skycraper

fountain-at-the-garden

fountain garden

abu-dhabi-street

Abu Dhabi street

abu-dhabi-macet-juga-tapi-tertib

the traffic jam

hm-at-hamdan-street-junction

at the busy Hamdan street

sari-rasa1

Sari Rasa, indonesian restaurant in Abu Dhabi

the-mosque

the mosque around high rise building, harmony in modern life

jumatan-di-grand-mosque2

going to friday praying , at Syekh Zayed Grand mosque of Abu Dhabi

gate-of-grand-mosque

beautiful gate of grand mosque

palm-garden-at-the-desert1

palm desert camp

lapangan-olahraga-di-tengah-ruwais-housing-complex

it was amazing that amid of the desert we found an area like this ( football yard at Ruwais housing complex)

di-lapangan-olahraga-tak-kan-percaya-kalau-lokasi-ini-berada-di-tengah-gurun-pasir

football yard friends

suasana-jalan-di-housing-complex

road in housing area

matahari-senja-di-ruwais-housing-complex

sunset at Ruwais housing complex

bertapa-di-tengah-padang-pasir2

the desert priest

the-desert-wanderer1

desert wanderer

Go out to the desert , not far from Abu Dhabi , we found new desert megapolitan , Dubai

burj-al-arabi2a

burj al arabi, dubai

dubai_palm-island

palm al jumeirah island , Dubai

burj-dubai-worlds-tallest

Burj dubai, world tallest building

401px-burj_dubai_palms

Burj dubai ( Dubai tower ) world tallest building around 800 m height, still on construction

01 kebun kurma di tengah gurun pasir

dates plantations in the desert area

02 barisan pohon kurma di hamparan rumput

barisan pohon kurma

11 bandar korma di tengah kebunnya

duduk santai dekat barisan pohon2 kurma.

24 Responses

  1. cool.. keren abiess

  2. Sukses selalu mas Hendra, ikut senang…

  3. terima kasih Kitong dan Dewi,

    semoga kebaikan pula utk kita semua ,

    salam dari tengah kesunyian padang pasir

  4. Kang Hendra

    memang tepat kalau anda di sejajarkan dengan para novelis sekelas WS Rendra, chairil anwar, bukan ferial awar lho…….. salam Nasir WW station

  5. terima kasih pak Nasir,
    wah saya mah masih penulis amatiran nih ,

    ya, mudah2an suatu saat kelak bisa diseriusin

    salam

  6. Selamat menjelajah Kang Hendra,
    Smoga Alloh memberikan kesehatan selalu, amin.

    Salam dari Kakap Field – Laut China Selatan

  7. terima kasih pak Asep, doanya

    senang terima kabar dari saudara jauh di tengah laut sana

    smoga sehat wal afiat dan aman2 juga , salam juga utk pak Joko prasetyo

    salam

  8. Cerita yang dahsyat….. banyak inspirasi yang timbul disini…. semoga Alloh SWT senantiasa memberikan yang terbaik buat Kang Hendra…..

  9. terima kasih kang,
    comment dan doanya,

    insya Allah, saya berusaha mensyukuri semua ini dan dijauhkan dari sifat takabur dan tak mau bersyukur

    salam

  10. hamparan rumput hijau di bukit berwarna
    rimba beton dengan pernak pernik yang menyilaukan mata
    rindang dan apik pohon berjejer seperti semut beriring
    semilir angin bertiup menerpa wajah dengan lembut
    teratur riak ombak di pantai putih dan awan bergayut manja di langit
    sendau gurau belahan jiwa di ujung peraduan malam
    gelak tawa dan riuh rendah suara anak bermain, berlari kian kemari …

    semua itu tidak dapat memuaskan hati, kian gersang … sekarat saja
    bagi yang tidak dapat tunduk dengan sang maha pencipta
    yang menganjarkan kebaikan dan bagaimana cara kebaikan itu di laksanakan
    dicontohkan oleh utusan-NYA dengan paripurna dan jelas
    malamnya bagaikan siang, siang-nya berlipat ganda … cahaya diatas cahaya
    kasihan bagi yang buta hati walaupun mata dapat melihat germelapan lampu dunia yang pasti akan padam juga

    jangan mengikuti kebiasaan dengan dengan dalil pembenaran
    tapi ikutilah kebenaran walau itu tidak biasa
    jangan jadi orang biasa kalau bisa jadi orang ruar biasa …

    Nun jauh disana
    seperti punuk unta
    ku-dekati … ku-hampiri … kucermati
    tempat kita kembali … pintu gerbang kealam abadi

    yan permata
    old wise friends from Areva Indonesia- jakarta

  11. Kota penuh harapan… semoga takdir baik yang akan kita dapatkan disana… amien…

  12. amien,

    walau tak selalu apa yg tampak indah diluar, “indah” pula di dalam nya

    salam

  13. Saya belum pernah ke Abu Dhabi maupun ke Dubai. Dari segi arsitektur, terlihat di foto-foto itu tidak ada yang khas. Semua tipologi bangunan sama, tidak ada karakteristik yang khas. Ini yang cukup berisaukan, karena Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia pun mempunyai bentuk bangunan yang sama seperti di semua penjuru dunia lainnya seperti disana. Pertanyaan yang harus kita sampaikan kalau kita lihat suatu daerah adalah mana jiwanya? , Abu Dhabi (Arab) nya mannaa . . , Indonesianya manna . . . ?!

  14. betul sekali pak Suntana ,
    ruh kekhasan/lokalitas model bangunan tiap tempat menjadi spt hilang dalam warna desain global.

    utk di Dubai, saya kira mereka ada mencoba juga buat yg khas, spt bangunan hotel burj al arabi yg khas mirip perahu layar org arab ( org dubai asalnya adalah org arab pedagang yg biasa menggunakan kapal layar dulunya). tapi bangunan2 lain nya, jarang yg khas pula modelnya .

    utk indonesia, para desainer belanda dulu, telah berusaha memberi contoh bangunan yg spesifik lokal, spt gedung aula barat ITB yg khas indonesia

    salam
    HM

  15. jamilah jiddan,akh

  16. Assalamualaikum wr wb,

    Dari Bandung kota kembang yang nyaman, sanak bapindah ka sahara yang panas. Bisa aja, setiap kejadian Allah itu punya kelebihannya yang tersendiri.

    Di tempat saya, pohon khurma yang berbuah tidak banyak. Untuk melihat hutan dan danau, kunjungilah saya di;-
    http://idristalu.blogspot.com/

    Wassalam.
    Idris Ismail Talu
    Ipoh, Malaysia

  17. wa alaikum salam, dunsanak Idris,

    begitulah memang jalan kehidupan yg ditakdirkan Allah pada kita, sering tak terduga, tapi sebenarnya ada kebaikan dibalik itu semua..

    bisa tumbuh pula pohon kurma di malaysia sana , mungkin bagus pula kita coba tanam di indonesia pula.

    tarimo kasih, rancak bana blog nya ,

    salam
    HM

  18. Sanak Hendra Messa dan Sanak Idris Talu,
    Subhanallah n Maha Besar Allah sabana rancak kedua blog Anda. Kedua sasana itu ado di Indonesia. Suana Hutan Belantara sarato gemercik air terjun, sungai danau malah lengkap jo fauna ( ula, karo,siamang, babi hutan, babi rusa Angku Idris Talu doh. Tantu rancak bana kalau ado nan menyelenggarakan ‘wisata hutan/rimbo gadang’ misalnya dari Surian ka arah pantai Barat tembus ke Painan. Hatan Hujan Tropis di ateh Bukik Barisan ( > 1999 m dpl), batang kayu berlumut. Dingin, dan berkabiut..
    Untuk suasana ‘padang pasir’ di daerah NTT…… tapi masih padang rumput, alang2……. Sungguh hebat pengalaman sanak badua. Alhamdulillah…… Trimakasih
    Masrur Siddik, asa Sasak-Talu, gadang di KikTinggi, kin di Bandung. L / 68 th

    • Terima kasih ateh kunjuangan Pak Masrur.

      Maaf talambek marespon.

      Nampaknya, samo kito asa rang Talu. Kakek ambo datang dari Talu, mancari keberuntungan di Samananjuang iko. Ambo generasi kaduo nan dilahiekan di Samananjuang. Indak ado koneksi lagi jo sanak sudaro di Talu. Ayah ambo kembali ka rahmatullah samaso ambo ketek bana, baru 6 taun.

      Babaliek ka alam rimbo kito, baik di Samananjuang atau di Indonesia, masih banyak nan tapaliharo. Kasukaan ambo maliek indahnyo hutan balantaro. Nan sampek ambo ambiek fotonya, ambo kongsikan basamo untuk saantero dunia – maliek tamu ka blog ambo, rami nan dari blok European countries salain Malaysia.

      Dari teman-teman Indonesia jugak baik. Terima kasih.

      Baitu dulu dari ambo.

      Idris Talu
      http://idristalu.blogspot.com/

  19. tarimo kasih banyak kunjungan nyo pak Masrur,

    alhamdulillah, masa kecil di ranah minang dg alam nya yg indah, memberi kenangan yg begitu mendalam, membuat kita banyak belajar dari alam..

    bagus juga ide wisata alam nya, di luar negeri, banyak turis yg menyelenggarakan paket wisata tsb.

    alhamdulillah pulo, Allah memberi ambo kesempatan banyak pai bajalan, baa kecek pepatah : banyak bajalan, banyak diliek, banyak pulo pelajaran nan didapek, insya Allah blog iko dibuek salah satunyo untuk sharing pengalaman pulo dari perjalanan tsb, mudah2 an ada pula manfaatnya bagi org lain..

    btw, liek asal pak Masrur dan juo namo Idris Talu, ambo jadi taringet lagu “yo rang talu”…he..he..he..he

    salam hormat dari ambo

    HM malin sinaro
    palembayan – bukittingi – bandung – abu dhabi

  20. Ambo ingin manambah, raso e indak ado firman dalam al Quran nan mangatoan, urang ini mestinya tinggal di sini, dan urang itu mestinya tinggal di situ. So, the world is our village.

    Salam dari ambo,
    Idris Talu
    (L 58+) Malaysia.
    http://idristalu.blogspot.com/

  21. batua bana tu, mak Idris,

    dalam Al Quran, setahu ambo ( maaf kalau salah ) ada disarankan agar kita bepergian di muka bumi ini, untuk mencari karunia nya dan mengambil pelajaran

    ada pepatah minang mengatakan ; dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung

    salam
    HM

  22. Salam saudara, Saya seorang pelajar dari jabatan geologi ingin membuat peyelidikan mengenai semua pasir terdapat di bumi ini. Dari mana saya boleh membeli sedikit pasir gurun untuk research saya. Terima kasih.

  23. Salam juga saudara Nagen,

    utk info pasir gurun di Abu Dhabi sini bisa menghubungi, jabatan geologi UAE dengan informasi dari UAE embassy di negara bersangkutan ( malaysia ? ). Mungkin tak perlu dibeli

    saya disini bukan org tempatan, just expatriat

    salam
    HM

Leave a Reply