Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Life comfort

lembah-sungai-cipandak3.jpg

Setelah diri bertambah besar , di tempat kecil tak muat lagi,

Setelah harga bertambah tinggi, orang pun segan datang menawar,

Rumit beredar di tempat kecil , kerap bertemu kawan yang culas,

Laksana ombak di dalam gelas , diri merasai bagai terpencil,

Walaupun musnah harta dan benda harga diri janganlah jatuh,

Binaan pertama walaupun runtuh , kerja yang baru mulailah pula,

Pahlawan budi tak pernah nganggur khidmat hidup sambung bersambung,

Kadang turun kadang membumbung sampai istirahat di liang kubur,

Tahan haus tahanlah lapar bertemu sulit hendaklah tengang, Memohon-mohon jadikan pantang dari mengemis biar terkapar,

Hanya dua tempat bertanya pertama tuhan kedua hati, Dari mulai hidup sampai pun mati timbangan insan tidaklah sama,

Hanya sekali singgah ke alam sesudah mati tak balik lagi, Baru orang tahu siapa diri setelah tidur di kubur kelam,

Wahai diriku teruslah maju di tengah jalan janganlah berhenti,Sebelum ajal, janganlah mati hati ini, keredhaan Allah, itulah tujuan,

Selama nampak tubuh jasmani gelanggang malaikat bersama setan,
Ada pujian ada celaan
lulus ujian siapa berani,

Jika hartamu sudah tak ada belumlah engkau bernama rugi, Jika berani tak ada lagiseparuh kekayaan porak peranda,

Musnah segala apa yang ada jikalau jatuh martabat diri,Wajah pun muram hilanglah seri ratapan batin dosa namanya,

Jikalau dasar budimu culas tidaklah berubah kerana pangkat, Bertambah tinggi jejang di tingkat perangai asal bertambah jelas,

Tatkala engkau menjadi palu beranilah memukul habis-habisan,Tiba giliran jadi landasan tahanlah pukulan biar bertalu,


Ada nasihat saya terima
menyatakan fikiran baik berhenti,sebablah banyak orang memben cisupaya engkau aman sentosa,

Menahan fikiran aku tak mungkin menumpul kalam aku tak kuasa, Merdeka berfikir gagah perkasa berani menyebut yang aku yakin,

Celalah saya makilah saya akan ku sambut bertahan hati,
Ada yang suka ada yang benci

hiasan hidup di alam maya

 

 

 

 

( Hamka, Nikmat Hidup )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27/02/2007 by in poetry.
%d bloggers like this: