Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Laila majnun

Dari kisah klasik laila majnun, kita bisa mengambil pelajaran ttg perbedaan cinta majnun dan cinta sejati , ada level cinta yg lebih tinggi lagi, cinta yg suci mulia , disamping definisi cinta yg kita kenal selama ini.  Majnun dalam bahasa arab, artinya orang gila.dari kisah tsb diceritakan bahwa sebenarnya Laila itu , seorang wanita yg biasa biasa saja , tapi sungguh mengherankan si Majnun ( Qois ) cinta setengah mati karena nya sehingga digelari Laila Majnun ( Penggila Laila ) . sampai sampai ia mencium tembok batas  kota tempat tinggal Laila, bahkan ia sampai pula mencium anjing kurap di jalanan , hanya karena anjing tsb baru keluar dari rumah laila.

Mengapa majnun bisa sampai seperti itu , padahal sebenarnya Laila biasa biasa sajah ?Majnun bisa berlaku demikian karena hati dan mata nya , telah terperdaya  , tertutupi oleh cinta majnun ,rasa cinta yg memabukkan, sehingga yg biasa biasa sajah, bahkan yg jelek sekalipun terlihat indah.  Ia takut kehilangan nya. Cinta buta telah benar2 membutakan mata kepala nya, karena ia telah bisa melihat kecantikan dari mata batin nya.

Tapi kalau sudah diraih, sudah dirasakan , akan hambar lah rasanya . seperti kisah cinta waktu pacaran yg terasa indah, tapi kalau sudah “jadian” , rasa tsb jadi sirna. Disana lah beda nya cinta majnun (gila) dan cinta sejati. Cinta sejati akan benar benar bisa melihat, merasai sesuatu yg benar benar Indah , Cinta sejati tak kan lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan.

Sebenarnya kisah Laila Majnun ini, adalah sebuah kisah filosofis yg bermakna mendalam, ada pelajaran tersirat dari cerita tersebut, bukan sekedar cinta syahwat anak muda, namun penggambaran dari makna cinta yg lebih bermakna lagi, cinta sejati seorang manusia, ciptaan Yang Maha Pencipta.

Apabila kita telah menemukan hakikat cinta sejati, melampaui batas2 fisik duniawi, maka nyala cinta spt itulah yg akan menghangatkan jiwa dalam perjalanan hidup ini. Sebuah makna cinta yg bukan hanya cerita anak muda, tapi sebuah cinta maknawi yg terus berkumandang bahkan tambah bermaka saat usia digulung perjalanan waktu kehidupan.., cinta Illahi.., rasa yg mendalam pada Sang Maha Pencipta, yg dengan penuh cinta nya, telah menghadirkan kita ke dunia yg fana ini…

2 comments on “Laila majnun

  1. rifat ali
    22/10/2007

    bukankah cinta sejati yang justru membuat kita “gila”? hehehe, btw menurut saya tidak ada cinta buta, kalo anda tahu siapa Shaykh Nizami yang menulis kisah layla majnun ini, tentunya anda akan menemukan makna terdalam dari kisah cinta ini..salam

    rifat ali

  2. Hendra Messa
    22/10/2007

    terima kasih komentar nya pak Rifat Ali

    benar sekali pendapat nya ttg “kegilaan” cinta sejati..

    terima kasih juga di ingatkan ttg pengarang kisah tsb, yg sebenarnya ingin menggambarkan ttg makna cinta sejati, antara kita makhluk yg lemah ini, pada Tuhan pencipta kita semua..

    namun itu semua, ia uraikan dg bahasa sederhana yg penuh kiasan

    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 17/04/2007 by in Inspiration story.
%d bloggers like this: