Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Landscape emosi

Berkenaan dengan emosi , perasaan diri , manusia terbagi dalam beberapa type tingkatan , yg oleh seorang inspirator di analogikan dg landscape emosi , berdasarkan dg lanskap / lokasi di sekitar sungai . 
Ada 4 tingkatan ; di tengah sungai, di tepi sungai , di atas jembatan dan di atas cakrawalauraian nya ialah sbb ; 

1. di tengah sungai ; mudah terbawa arus , mudah terbawa perasaan emosi    bila ada kesedihan atau masalah yg berat , mental nya jatuh , sepanjang hari ia bersedih yg     terlihat dari wajahnya yg bermuram durja.    Bila ada kesenangan/ bahagia, ia akan berhura hura meluapkan emosi diri    Emosi , suasana hati, menguasai dan mengendalikan dirinya , akalnya berada di bawah perasaan nya. 2. di tepi sungai ; berhasil berenang ke tepian , tak terbawa arus sungai.    Telah berhasil mengendalikan emosi dirinya , tak terlalu hanyut oleh perasaan    Bila ada kesedihan ia bersabar , bila ada kegembiraan ia banyak bersyukur    Mungkin ia terpesona melihat wanita cantik ,misalnya, tapi ia bisa mengendalikan emosi diri, tak berniat mengejarnya.    Akalnya berada diatas emosi dirinya. 

3. di atas jembatan ; telah berhasil mengatasi arus , bisa melihat dan mengenal arus , ia telah bisa mengenal emosi dirinya    Ia telah bisa mengenal dirinya sendiri dg baik , bisa memahami kesedihan,kegembiraan . mengenal apa yg telah lalu dan     apa yg akan datang. 4. di atas cakrawala ; emosi diri nya stabil dan penuh makna , bisa memberikan ketenangan dan cahaya bagi orang lain di      sekitarnya. 


Ada beberapa kalam hikmah lainnya berkenaan dg emosi diri/ perasaaan ; Socrates

Tingkat pengetahuan tertinggi ialah pengetahuan mengenal diriTermasuk kemampuan mengenal emosi diri kita sendiri. 

Kahlil Gibran Jenis dan tingkat perasaan ( emosi ) yg dialami manusia , senang ,sedih, bahagia, muram dll , adalah bagaikan kamar kamar di dalam rumah kita.Suatu saat kita sedang bercengkrama dengan kebahagiaan di ruang tamu , kesedihan sedang menanti di ruang dapur.kebosanan dan kejenuhan telah menanti di ruang tidur . Semuanya ada dalam diri kita dan akan selalu kita alami, pandai pandai diri lah menghadapi nya. 

Jalaludin Rumi berkaitan dg hati, jadilah bagaikan pengelola rumah penginapan .tamu yg datang beragam perasaan dirinya , ada yg sedih, bahagia, biasa biasa dll.ia tak terbawa perasaan tamunya, kepada semua orang ia selalu memberikan senyum , sepedih apapun kesedihan tamunya , karena senyum itulah kekayaan nya

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 17/04/2007 by in horizon - insight.
%d bloggers like this: