Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

kisah republik ayam

zzchicken.gif

Syahdan, berkumpullah para ayam dari segenap penjuru, mereka berkumpul membicarakan nasib mereka yg sering diberi kesan negatif oleh bangsa manusia,mereka ingin membuat komunike bersama , membuat nota protes. 

Segala jenis ayam hadir, mulai dari ayam kampung , sampai ayam broiler , dari jawa barat hadir ayam pelung yg datang dari cianjur, dari jawa tengah hadir, ayam kalasan, suharti dan wong solo , dari lombok hadir pula ayam ( bakar ) taliwang , dari sumatera hadir ayam kinantan dg kostum PSMS nya , ayam balado , yang datang di iringi dg lagu kebangsaan nya lagu “ayam den lapeh” .  Hadir pula perwakilan dari luar negeri, mulai yg dekat ayam bangkok, ayam kate , ayam cemani, sampai dari negeri jauh ayam kentucky dg logo KFC  tersemat di dadanya, ayam sory, saya agak telat. sayang pula tak hadir peserta terjauh , ayam semesta

Setelah hadir semua, mulailah masing2 ayam maju ke depan mengemukakan pendapat nya.  Pertama ayam pelung dari Cianjur maju ke depan, saya protes berat, merasa direndahkan karena sekolah disamakan dg kandang ayam , seperti sering dikatakan orang yg protes dg keadaaan dunia pendidikan saat ini , kandang saya sama seperti kandang ayam bekisar kawan saya memang lebih bagus , karena saya memang mahal harganya , suara saya bagus dan bulu saya juga indah , jadi wajar saja saya dapat tempat yg bagus. 

Mengapa pula kandang bangsa ayam di rendahkan , tak boleh kan kami punya tempat yg nyaman ?yah itu mah salah sendiri kontraktor yg membangun sekolahan , mengapa mereka meng korupsi dana untuk membangun gedung sekolah , koruptor itulah yg disalahkan , jangan merendahkan bangsa ayam , ujarnya sengit. 

Tiba tiba, ayam balado yg sering memberikan protes pedas,  datang ke muka , wahai ayam pelung dari cianjur , tahu kah kamu bahwa di Cianjur sana dan juga di Bandung , ada sekolah SMA yg ruang kelasnya akhirnya dipakai main “ayam ayaman” , sampai murid2 dipecat dari sekolah tsb , supir angkot pun menggelari nya “ayam sekolahan” , saya merasa tersinggung berat , kenapa orang yg melakukan hal2 yg hina tsb di istilah kan dg ayam atau “ayam” dalam tanda kutip. Seperti istilah ayam kampus untuk wanita2 sekolah tinggi yg berperilaku tidak senonoh , atau ayam kantoran untuk pekerja kantoran yg suka selingkuh

Sebagai tokoh ayam feminis, saya protes berat, karena segenit genitnya juga  ayam betina, tak ada yg mengejar ngejar ayam jago atau memasrahkan dirinya pada ayam jantan tua yg sudah ubanan , sebagaimana perilaku sebagian wanita2 yg digelari dg istilah ayam tsb, Maaf, kami bangsa ayam , tidak lebih hina dari manusia untuk hal yg demikian  , ujarnya .  Kemudian datang ke depan ayam broiler , menceritakan betapa sedihnya jenis mereka, yg banyak dibakar , dimusnahkan di berbagai peternakan ayam, bahkan yg tak sakit sekalipun , karena dianggap menjadi biang penyakit flu burung yg banyak menewaskan juga manusia , burung yg jadi sumber penyakit , manusia yg kena penularan, tapi kenapa kami yg dibantai ? , katanya dengan rasa memelas. Kalau semua ayam habis, manusia juga yg kebingunan mencari makanan enak . 

Selanjutnya majulah ke depan , ayam jago , kami sekarang ayam jago yg sebelumnya berani berkokok keras, telah mulai ketakutan , karena ada ayam jago yang berani membongkar korupsi dan kebusukan lain nya, malah akhirnya dikorbankan , ditelikung. kalau di China , ada pepatah lebih baik memotong se ekor ayam untuk menakuti seribu kera, sebagai kiasan untuk menghukum keras seorang koruptor agar yg lain takut korupsi , dalam kasus tsb ( kasus ayam jago yg dikorbankan ) terjadi kebalikan nya , menelikung se ekor ayam jago agar tak ada lagi ayam yg berani berkokok keras , nampaknya nanti semua ayam jago hanya akan tinggal sejarah, karena semuanya menjadi ayam sayur belaka. Mungkin karena itu lah ,saat ini , banyak yg kesiangan sholat shubuh, karena ayam jago mulai enggan untuk berkokok di pagi subuh. ke depan juga ayam bekisar yg anggun , tapi syukur tak semua kesalahan ditimpakan pada ayam , belum ada ayam yg membawa bom ,walau kotoran ayam sempat ditakuti saat flu burung , atau ada teroris yg sempat makan bubur ayam sebelum ngebom , sehingga ayam belum dituduh teroris juga.

Dalam membangun jalan tol ada istilah teknologi cakar ayam spt di jalan tol bandara , walau nama kita dipakai utk teknologi sipil tsb ( konstruksi cakar ayam ) kita tak protes karena tak kebagian royalti , kita perlu berbesar hati, telah berbuat banyak utk manusia, walau manusia melakukan hal sebaliknya pada bangsa kita. 

Akhirnya tampil pula ayam cemani yg hitam kelam, wahai para ayam , rasanya tak ada gunanya juga kita sampaikan nota protes pada bangsa manusia, karena nampaknya telinga mereka walaupun lebih lebar dari telinga ayam , tidaklah lebih peka daripada kita. kita minta saja mereka untuk introspeksi , mudah mudahan saja, hati nya lebih besar dan lebih enak daripada hati ayam. 

Bahwa manusia, walaupun mereka makhluk yg paling mulia di muka bumi ini, belumlah tentu semua manusia bersikap mulia juga , bahkan bisa jadi sebagian mereka berperilaku lebih rendah dari ayam . bahkan untuk hal hal tertentu kami lebih unggul dari manusia, bayangkan dari lubang belakang kami bisa keluar telur yg lezat dan penuh gizi , bangsa manusia tak bisa berlaku demikian .

Daging ayam sangat lezat , bandingkan dg daging manusia yg hanya disukai si Sumanto saja. Kaki kita menjadi inspirasi konstruksi cakar ayam . saya, ayam cemani yg hitam, tetap dicari sebagai obat, bahkan nasib ku lebih bagus dari sesama kulit hitam juga, si kambing hitam. he..he..he.., tertawa keras lah para ayam ( tapi bunyi nya kek kek kek …., karena ayam ) 

Di Akhirat kelak , bangsa ayam tak akan banyak diminta pertanggung jawaban, sebagaimana manusia yg harus mempertanggung jawabkan segala perbuatan nya , tak ada ayam yg masuk neraka , tapi banyak manusia yg akan disiksa di neraka karena kesalahan nya di dunia. 

Mudah mudahan manusia masih memiliki hati yg lebih besar dari yg kita miliki, utk bisa bertindak sesuai hati nurani nya , kita sebagai makhluk Tuhan yg mengabdi pada manusia, marilah kita bertindak sesuai tugas kita masing2 , kalau manusia masih berbuat hal2 yg tidak baik , merugikan kita, biarlah Tuhan yg Maha Bijaksana memberikan balasan nya. 

Pidato ayam cemani yg bijaksana tsb menutup pertemuan para ayam dan disambut kokokan seru dari semua ayam dan ditutup dg lengkingan keras suara kokok ayam jago, menutup pertemuan yg menjelang subuh tsb, sekalian membangunkan manusia yg masih tidur terlelap 

Mengingatkan kita semua bahwa matahari sebentar lagi akan terbit.Hidup ini adalah perjuangan , Matahari telah terbit kembali.

Hari ini adalah hari perjuangan dg semangat baru. Majulah!  Majulah!  Majulah!

6 comments on “kisah republik ayam

  1. hutomo
    20/08/2007

    A for ayam. Keep up the good writing…

  2. Hendra Messa
    20/08/2007

    thanks pak Hutomo for the comment.

  3. atjep
    08/11/2007

    Ga ada ayam kampung Pak yah? ntar komennya gini: puasss puasss katro ndeso

    nice story Pak … thanks…

  4. Hendra
    08/11/2007

    betul juga pak Atjep,

    ayam kampung adalah ayam yg paling jujur namun sering direndahkan , jadi nggak tega utk menggosipkan nya…he..he..

    thanks comment nya..

  5. berry
    22/11/2007

    hai. mengapa ayam kampung jujur ya hendra, boleh jelaskan……

  6. hdmessa
    22/11/2007

    ya, itu hanya sekedar analogi sederhana saja,

    karena biasanya yg dari kampung itu polos dan jujur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 03/08/2007 by in Inspiration story.
%d bloggers like this: