Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Partai pengemis cinta

 apple-red2.jpg

Bilamana sebuah tatapan sorot mata seorang wanita telah bisa menghentikan langkah seorang pria, itu adalah tanda engkau telah lulus tes awal jadi geisha, demikian dikatakan seorang geisha senior pada Sayuri, gadis manis dari kampung pesisir yg “dilepas” oleh orang tua nya yg miskin pada sebuah rumah geisha ( wanita penghibur-jepang)

Betapa banyak akhirnya lelaki yg bergelimpangan terkena bidikan “tatapan maut” nya, setiap lelaki yg takluk adalah  kebahagian tersendiri bagi sang geisha. Memang demikianlah mereka dilatih sesuai kultur jepang di jaman dulu. Tak pernah terpikir oleh mereka, betapa banyak lelaki yg hanya bisa menelan air liur karena hanya bisa terimingi imingi, tapi tak bisa memilikinya. 

Kebahagiaan tertinggi seorang geisha ialah bisa hidup mewah dan glamour, menjadi gundik seorang tuan yg kaya raya, walau tanpa cinta sekalipun. Mereka tak sadar bahwa seorang geisha yg berharap perhatian penuh dari tuan nya , adalah bagaikan tikus yg mengharap simpati dari ular. 

Ia merasa lebih bahagia seperti itu, daripada hidup miskin di desa yg terpencil. Mereka memiliki cara pandang terrsendiri mengenai visi kehidupan, harga diri dan moralitas, walau hakikatnya dia tak bisa lagi memilih takdir hidupnya sendiri. Tak banyak yg sadar betapa di usia tuanya mereka akhirnya menjadi nenek2 penyendiri yg terbuang. Padahal sempat diceritakan betapa saat kecilnya , dia adalah anak gadis yg lucu dan cantik, dengan pandangan masa depan yg cerah dan jadi kebahagiaan setiap orangtua.  Namun ternyata masa tuanya sungguh suram jadinya. Demikian sedikit cuplikan dari buku Memoirs of a geisha, yg bercerita ttg wanita penghibur jepang sebelum perang dunia. 

Lain lagi cerita dari buku Memoirs of Casanova, lelaki penggoda dari Venice, Italia di abad ke 18. Giacomo Casanova, anak seorang seniman, dari keluarga berada,  ia besar di kota Venice,ia cukup pintar juga sampai bisa menamatkan perguruan tinggi. Selain pintar ia dikarunia pula penampilan fisik yg membuat setiap wanita terpesona karenanya. Selepas menamatkan kuliahnya  ia bekerja di berbagai jabatan yg cukup strategis, selain itu ia pun banyak bepergian ke berbagai kota besar di Eropa. 

Tampan, cerdas, pintar ngomong dan memegang jabatan penting, membuat ia banyak digandrungi wanita. Mendapatkan karunia tersebut Casanova pun memanfaatkan nya sebesar mungkin, ia menjadi penggoda wanita yg paling lihai saat itu. Banyak wanita yg tergoda karena nya, mulai dari gadis muda, sampai istri2 pejabat. Ia pun pandai menulis dan membuat beberapa buku, antara lain tentang cerita hidupnya, dimana ia  begitu bangga bercerita telah berhasil menaklukkan 127 wanita.  

Namun walau telah berhasil menaklukkan banyak wanita, ia begitu gamang ketika cintanya ditolak oleh seorang wanita cantik yg tak kalah pintarnya, Henriette, seorang anak bangsawan Perancis. Tingkah laku amoral Casanova, diketahui pula akhirnya oleh otoritas agama dan tokoh masyarakat. Banyak orang juga akhirnya membencinya, antara lain keluarga wanita2 yang pernah disakitinya. Sehingga Casanova terpaksa banyak berpindah2 tempat di berbagai kota Eropa sekitar abad 18, yang malah menambah warna warni petualangan cinta nya.

Sampai di masa tuanya ia tak pernah secara resmi menikah. Di akhir hidupnya ia bekerja di sebuah perpustakaan tua dan menyalurkan hobby menulisnya, antara lain menulis buku cerita diri nya, memoirs of Casanova. Dalam buku tersebut ia begitu membanggakan masa muda nya, namun ia menulis semuanya dalam kesendirian di tempat sepi, tak ada keluarga yg menungguinya. Sampai akhirnya naskah bukunya ditemukan pula oleh kerabat jauhnya. 

Cerita2 dari buku2 memoirs tsb, berdasarkan pada kisah nyata, melengkapi berbagai kisah serupa dalam sejarah, sebagaimana hal nya cerita don Juan dari Spanyol, Cleopatra dari Mesir sampai cerita Arjuna dalam pewayangan.

Wanita atau pria yg tergila2 dengan orang seperti itu, perlu berhati hati, karena hakikat nya mereka tak bisa memberikan hati nya pada seorang pun, mereka seolah2 membuka semua pintu hatinya, padahal sebenarnya tak ada seorang pun yg bisa memilikinya. Ada sebuah pepatah kuno , “janganlah engkau sampai jatuh cinta pada gadis penghibur” , karena walaupun ia tersenyum pada mu, engkau tak bisa meraih hati nya, yg telah tercerai berai pada banyak orang. 

Dalam buku psikologi sosial ada dijelaskan bahwa lelaki atau wanita penggoda seperti itu pada hakekatnya secara kejiwaan mengalami kekosongan di dalam jiwa nya. Mereka selalu ingin diperhatikan orang lain, bila tidak ia akan sengsara karenanya. Mereka cenderung narsis ( memuja diri sendiri ) dan tak menghiraukan orang lain.Tampaknya saja mereka bahagia dikerubuti orang banyak, padahal sebenarnya ia mengalami kesepian karena hati nya tak tertambat kemanapun. 

Banyak lelaki atau perempuan yg terobsesi ingin pula berpetualangan seperti Casanova atau geisha cantik tsb, namun mereka tak sadar bagaimana kepedihan di akhir hidup mereka. Sejarah menuliskan betapa orang2 penggoda seperti itu, yg banyak menelantarkan pria/wanita yg terkena bujuk rayu nya. Di masa tua nya mengalami hidup yg tak bahagia, kawin cerai, keluarganya berantakan, bahkan banyak yg mati kesepian di usia tua nya, hukum karma berlaku kata orang, karena kelakuan nya yg banyak membuat orang lain sakit hati. 

Begitu tipis batas antara cinta dan nafsu, kisah2 diatas adalah gambaran tentang orang2 yg dorongan nafsu menjadi arahan hidup nya, kalau manusia tujuan hidupnya karena dorongan nafsu semata, tak tampak kelebihan seorang manusia dibanding seekor ayam jago yg tak bosan2 nya mengejar setiap ayam betina yg ditemuinya. Manusia hidup ke dunia ini dengan maksud yg mulia, sungguh suatu kesia sia an, menghabiskan umur dalam gelimang hawa nafsu belaka.  Karena gelimang nafsu yg begitu menggoda, orang tak sempat lagi menapaki hakikat cinta yg suci dan mulia, cinta sejati akan bisa memberi pencerahan perjalanan hidup ini, namun hanya sebagian orang yg bisa meraihnya. Banyak orang akhirnya terperdaya oleh rayuan politik dari para pengemis cinta , yg hakekatnya telah merendahkan makna cinta itu sendiri.

Betapa banyak manusia, laki2 dan perempuan yg punya fantasi ingin mengalami hal2 seperti pengalaman casanova, geisha dan cerita2 tersebut, namun jarang yg menyadari bahwa dibalik itu semua terhampar sebuah kehampaan. Betapa banyak pula rayuan cinta dan hedonisme seperti itu menjadi senjata andalan iklan jebakan konsumerisme yg kita temui di berbagai tempat mulai dari majalah, koran, radio,TV dan papan iklan di sepanjang jalan. Film dan nyanyian di televisi juga menyampaikan rayuan yg sama, yg membuat banyak orang berfantasi karenanya. Kalau kita tak sadar,  tak mawas diri, kita semua bisa menjadi anggota partai pengemis cinta pula. Namun yg diburu bukanlah  cinta hakiki yg tinggi makna nya.

6 comments on “Partai pengemis cinta

  1. toni
    24/02/2008

    Kalau Casanova baru 127 wanita, saya udah 130 nih kang Hendra hahaha just kiding. Takut nanti hidupnya tragis seperti Casanova.
    Terima kasih Tuhan saya diberikan ketampan fisik dan hati hahaha… GR banget yang lain ga boleh iri ya..
    Btw, Tuhan tidak pernah sembarangan menciptakan kita. Selalu ada maksud Tuhan yang baik dan sempurna di balik rencana penciptaan manusia. Jadi, kita adalah baik dan sempurna.

    GBU
    Toni

  2. hdmessa
    25/02/2008

    percaya deh ama Toni mah, he..he..

    betul, kita semua adalah ciptaan Tuhan yg terbaik, tak ada kesia sia an

    salam
    HM

  3. Pingback: Fiza’s Archive :: Penggoda (Memoirs of ….) :: March :: 2008

  4. HR, pl85
    15/04/2008

    Laron-laron rela terbakar api demi cahaya. kumbang-kumbang rela tertusuk duri demi madu. para samurai terhenti langkahnya, tumpul pedangnya karena sorot mata geisha.
    Raja rela menjadi hamba
    duri bagaikan bunga
    wingko katon kencono

    Nabi Yakub buta karena kerinduannya pada Yusuf. sembuh hanya karena bau gamis Yusuf.

    Akukah sang majnun yang merindukan laila?

    oh daku yang menderita karena tak punya kartu anggota partai pengemis cinta.

  5. hdmessa
    15/04/2008

    menukik dalam , makna puisi nya ,

    sabar saja, nanti menjelang pemilihan umum , akan ada pendaftaran anggota baru..he..he..

    thanks puisi nya

  6. Dewi N.K.
    18/11/2008

    Assalamu’alaikum mas Hendra…
    Izinkan saya tuk komentar para komentator di atas:
    1. Halo Toni on the top…Doaku jangan sampai jadi wanita ke-131 yang bisa engkau taklukkan…
    2. HR, pl85…duh betul mas Hendra tuh, puitis dan menukik dalam! Ini ada puisi mungil tentang kerinduan seorang pencinta:
    “Apa yang lebih memedihkan selain
    rindu tak kuasa ‘tuk bertemu?
    Terperam sendu sepenuh jiwa,
    terbakar nyala,
    seluruh raga menderita !”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 19/02/2008 by in horizon - insight.
%d bloggers like this: