Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

perahu kehidupan

rowing-boat-71Alkisah, seorang ilmuwan yang dikenal banyak ilmunya tapi angkuh, pergi menyeberang ke sebuah tempat di seberang danau yg cukup luas,  menaiki sebuah perahu sampan kecil. Di atas perahu kecil tersebut ia berdua saja dengan tukang perahu yang mendayung perahunya.

Sambil duduk memandang alam yang indah sekitar danau yang luas tersebut, di tengah hembusan angin dingin dari atas bukit, sang ilmuwan pun bercakap cakap dengan tukang perahu ;

“wahai tukang perahu saya ingin bertanya, apakah kamu tahu ilmu berhitung ?
Yah, kalau hitung menghitung mah, saya juga tahu, setidaknya saya tahu menghitung berapa uang penghasilan saya hari ini

Hmm, gumam sang ilmuwan, yah lumayan lah kamu sedikit tahu ilmu berhitung , bermanfaat untuk hidup mu.

Bertanya lagi sang ilmuwan, apakah kamu tahu ilmu alam ?
Wah, kalau ilmu alam,  saya tak tahu, kata tukang perahu

Kasihan juga kau tukang perahu tak tahu tahu ilmu alam, kau tak bisa mengerti alam dan bagaimana cara menghadapi nya. Tak tahu ilmu alam, berarti juga engkau telah merugi seperempat hidup mu, karena kau tak tahu bagaimana memahami alam, kata sang ilmuwan.
Tukang perahu, tak mengerti apa maksud sang ilmuwan, ia merugi hidupnya karena tak tahu ilmu alam, apa hubungan nya ? kok hidupnya dikatakan merugi ?

Bertanya lagi sang ilmuwan, apa kamu tahu ilmu ekonomi-bisnis ?
Ilmu ekonomi, ilmu apalagi tuh , kata tukang perahu bingung, nggak tahu saya mah,

Wah, tak tahu juga kamu, ilmu ekonomi, rugi sekali, bagaimana kamu bisa jadi kaya, kalau tak tahu ilmu ekonomi, telah rugi pula seperempat hidup mu.
Tukang perahu , tambah tak mengerti lagi, kalau ia dianggap orang yg merugi karena tak tahu ilmu2 tsb, tapi sekali lagi katanya peduli amat deh, yg penting mah saya masih bisa cari makan.

Selanjutnya bertanya lagi sang ilmuwan, apa kamu tahu ilmu komputer dan internet?
Wah, apalagi itu ilmuwan, saya mah nggak ngerti komputer dan internet ? , kata tukang perahu.

Engkau tak tahu pula tentang komputer dan internet, berarti telah merugi pula seperempat hidup mu.

Sungguh menyedihkan , kau tak banyak tahu mengenai ilmu pengetahuan, kau tak mengerti alam, tak bisa mencari kekayaan dan tak tahu pula mengenai internet, kamu benar2 orang yg merugi. Kalau digabungkan semuanya, berarti telah merugi ¾ hidupmu karena nya, kata sang ilmuwan.

Saya ini tahu semua ilmu2 yg penting, tempat bertanya semua orang, sangat beruntung hidup saya ini karena nya, dan kamu karena tak tahu banyak ilmu, hidupmu hanya jadi tukang perahu saja, tak ada kemajuan, sungguh merugi kau tukang perahu, tak banyak ilmu, kata sang ilmuwan dengan sombong nya. Sang tukang perahu hanya bisa terpana saja, mendengar ucapan sang ilmuwan.
tapi tukang perahu, tak ambil pusing dengan semua apa yang dikatakan sang ilmuwan tadi, yang penting ia masih bisa hidup dan mencari pencaharian untuk keluarganya dengan membawa perahu tersebut.

Tukang perahu pun terus mendayung perahunya, tak mengacuhkan sang ilmuwan, yang sudah tak banyak omong lagi. Perahu pun terus melaju di tengah danau luas tersebut, sampai suatu saat tampak cuaca berubah, langit menjadi gelap, angin bertiup kencang, seperti hendak terjadi hujan deras dan angin kencang.

Tukang perahu pun bertanya pada sang ilmuwan, wahai ilmuwan, nampaknya cuaca saat ini buruk sekali, air permukaan danau mulai bergelombang kencang, perahu kita bisa tenggelam, kita harus berenang untuk menyelamatkan diri, engkau bisa berenang kan ? kata tukang perahu pada sang ilmuwan.

Apa, ilmu berenang ? Aku tak bisa berenang, kata sang ilmuwan.
Ahh, tak bisa berenang, kaget juga tukang perahu, bukan nya kamu ilmuwan , tahu semua ilmu , matematik, fisika, ekonomi dll, tapi kenapa kok ilmu berenang tak bisa ?, kata tukang perahu dg heran nya..
Sang ilmuwan pun jadi malu karena nya, mendengar ucapan tukang perahu.
Tapi ia sekarang jadi takut, karena perahu tambah oleng hampir tenggelam.

Sang tukang perahu pun berkata , wahai sang ilmuwan, engkau berkata aku telah rugi ¾ hidup ini karena tak tahu ilmu alam, ekonomi dan hukum , sedangkan engkau akan mati tenggelam karena tak bisa berenang, bila perahu ini tenggelam, berarti engkau akan merugi sepenuh hidupmu karena tak bisa berenang.
Sang ilmuwan pun ,hanya bisa diam terpaku setengah mati, mendengar ucapan sang tukang perahu
Betapa semua ilmunya tak berguna sama sekali saat ini, hanya karena ia kurang satu ilmu lagi , tak bisa berenang….

Cerita tersebut saya dengar dari seorang pengembara dari Bangladesh yg bepergian dari mesjid ke mesjid. Saya mendengarnya di sebuah mesjid di abu dhabi, di tengah jalan pengembaraan nya.

Kemudian ia menjelaskan, hikmah dari kisah tersebut ;

ilmu2 yg dikatakan oleh ilmuwan tadi spt ilmu alam, ekonomi dan hukum,hanyalah sekedar perumpamaan dari ilmu2 keduniaan, yang biasa kita gunakan untuk mencari kekayaan material dalam hidup ini. Sedangkan ilmu berenang adalah ilmu hakikat kehidupan, ilmu agama /ukhrowi, ilmu yang menjelaskan mengenai kehidupan ini, apa tujuan hidup, bagaimana kita menjalaninya dan apa pula persiapan kita menghadapi kehidupan di masa depan dan akhirat kelak. Sebanyak apapun kita memiliki ilmu dunia, tak ada artinya kalau tak memiliki ilmu agama.

Kita menguasai semua ilmu2 dunia dan bisa menguasai dunia ini karena nya, tapi tak ada artinya saat kita meninggalkan dunia yg fana ini. Tak mengerti ilmu agama, ilmu tentang hakikat kehidupan, adalah bagaikan orang yg tak bisa berenang, ia akan tenggelam saat mengarungi samudra luas kehidupan ini…

Hakikatnya semua ilmu sama penting nya. Tapi tanpa mengetahui ilmu hakikat kehidupan, semua ilmu itu jadi tak berarti. Utamanya semua dari kita perlu memiliki ilmu hakikat kehidupan, setelah itu lah baru lah kita cari ilmu yang lain nya, karena agama pun menganjurkan kita untuk selalu mencari ilmu sepanjang masa hidup ini.

Namun sebagian manusia sering terlupa, terlena oleh kehidupan dunia dan baru sadar saat kematian menjelang, seperti kisah sang ilmuwan tersebut.

11 comments on “perahu kehidupan

  1. Jaz
    05/05/2009

    Wah kang Hendra thanks banget sharingnya, bagus sekali….penuh hikmah, bisa jadi dongeng pengantar sebelum tidur kepada anak-anak malam ini….

  2. jp
    06/05/2009

    Hi, interesting post. I have been wondering about this issue,so thanks for blogging. I will likely be coming back to your site. Keep up the good posts

  3. hdmessa
    10/05/2009

    thanks JP , for your visit & comment

    regards
    HM

  4. AsepS
    10/05/2009

    Wuih … tersentuh hati ini !
    Kang Hendra nuhun tos di elingan, bolehkah saya copy cerita ini ke community SE … ?
    urang silih elingan melalui cerita.

    Salam dari Kakap field,
    AsepS

    • hdmessa
      18/05/2009

      sami2, kang Asep,

      silakan saja di share, syukurlah banyak manfaat nya,

      salam utk teman2 oil offshore di tengah laut natuna sana

      salam

  5. Dwi SH
    16/05/2009

    Bagus, semakin memantapkan iman.
    Trims Pak Hendra

    Salam dari kebon teh,
    DSH

  6. hdmessa
    18/05/2009

    terima kasih Dwi,

    gemana pula kabar dari kebun teh sana ?,

    salam utk kawan2 lama dari kebun teh di lereng gunung wayang windu, bandung selatan

    HM

  7. irvan
    12/03/2010

    Ilmu kehidupan yg sangat bermakna dan bermanfaat. Baik dibaca oleh pemuda2 indonesia. Bekal yg baik dlm mengharungi kehidupan dunia dan menyambut kehidupan achirat.

  8. hdmessa
    12/03/2010

    terima kasih kunjungan dan komentarnya , pak Irvan

  9. pudji
    03/05/2010

    kang hendra dapet aja cerita 2 yang sangat bermutu.agar semakin banyak yang baca saya sharing ke teman2 ya.
    terimakasih
    wasalam pudji.

  10. hdmessa
    03/05/2010

    terima kasih Pudji,

    cerita2 menarik ini, saya dapatkan waktu dulu sering bepergian mengelana dari mesjid ke mesjid dg para pengembara dakwah

    silakan saja di sharing

    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 05/05/2009 by in Inspiration story.
%d bloggers like this: