Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

sihir bola barcelona

Semua mata penonton menatap perebutan bola di dekat gawang, napaspun tertahan sejenak, kemudian tandukan bola pemain Estudiente- argentina, menggetarkan jala gawang barcelona-spanyol , Zayed stadium, abu dhabi, pun bergetar oleh gemuruh suara teriakan kemenangan dan lonjakan girang para penonton tak jauh dari tempatku duduk, bendera berkibar riang, tambur pun berdentam keras, stadion besar ini bergoyang serasa hendak rubuh karenanya..

sepasang kakek nenek tua pendukung argentina yg duduk di dekatku pun ikut bergembira, sang nenek dg punggung yg agak bungkuk memaksakan diri untuk berdiri dan meloncat2 kecil serta berteriak girang dengan suara parau nya. Nampaknya beliau seolah menjadi gadis muda lagi kalau menonton bola, nampaknya inilah rahasia awet muda sang nenek tsb.he..he..

saya yg kebagian tiket tempat duduk diantara kedua pendukung yg berbeda tsb, melihat pada sisi lain, barisan penonton pendukung kesebelasan barcelona yg kemasukkan gol, terdiam seribu bahasa, tertunduk lesu, tak percaya, kesebelasan kebanggaannya bisa secepat itu kebobolan…

Saat para penonton masih hingar bingar dengan kemenangannya, di tengah lapangan, para pemain pun melanjutkan pertandingan nya, menggulirkan bola ke sana kemari, bergantian kaki. Di pinggir lapangan, para pendukung kedua kesebelasan, tak henti2 nya menggemakan teriakan2 mantera dan menyanyikan bersama lagu puji2an ditingkahi suara drum besar, bagaikan lagu kebangsaan nya dan pendukung klub argentina mengibarkan bendera mereka berwarna merah putih bergaris, mirip bendera indonesia. ( mudah2an suatu saat kelak sang merah putih bisa berkibar jauh pula)

Kerumunan penonton yg mendukung barcelona , meneriakkan mantera barca..barci..dan messa ..messi, saat bintang pujaan nya membawa bola.., sedangkan pendukung klub argentina meneriakkan pula mantera2 dan koor lagu2 hymne tersendiri dalam bahasa argentina , yg tak saya fahami. Sambil bernyanyi mereka pun meloncat2 dan melambai2 kan bendera dan spanduk kebanggaan nya. Saat messi pemain bintang dari barcelona , membawa bola, teriakan messi messi pun bergema, saya lihat banyak penonton wanita yg berteriak histeris karena nya. Tampilan Messi, yg imut2 dan murah senyum, ternyata meluruhkan hati penggila bola wanita, mulai dari gadis muda sampai nenek2.

Makin keras teriakan mantera diteriakkan, makin keras dentuman drum dipukul, makin keras pula gema lagu2 pujian disampaikan, makin kencang pula lari pemain di lapangan, makin bersemangat pula mereka mengejar bola kesana kemari, diselingi lenguhan kekesalan saat ada terjadi kegagalan atau hilangnya sebuah peluang, atau helaan nafas panjang bilamana gawang pertahanan kesebelasan kebanggaan nya diserang lawan.

Tak hanya penonton anak2 muda, tapi orang2 dewasa bahkan sampai kakek nenek  pun, melakukan ritual aneh tersebut sepanjang pertandingan. Saya yg duduk di dekat mereka dan tak biasa menonton bola di lapangan, hanya terpana melihat itu semua, saya jadi orang aneh di tengah kerumunan, sekitar 40,000 penonton di stadion tsb, benar2 sebuah sihir bola gumam ku.

Tingkah laku aneh dan semua kegaduhan tersebut sekali waktu menyakitkan telinga pula dan membuat badan ikut bergoyang pula, baru tahu, beginilah ritual sepakbola, para penggila bola dari negeri amerika latin tersebut…, terakhir kali saya menonton bola 20 tahun yg lalu di lapangan siliwangi Bandung, menonton pertandingan Persib, beda sekali suasananya.

Sebelum pertandingan dimulai, saya sempat ngobrol2 dengan para penonton di sebelah, para pendukung argentina . Dengar cerita mereka baru tahu saya betapa bagi mereka, org2 argentina dan amerika latin umumnya, sepakbola sudah menjadi bagaikan sebuah agama bagi mereka, suatu hal yg sangat penting dalam kehidupan mereka. Kakek tua di sebelah ku bercerita, bahwa ia telah mendukung kesebelasannya ini, sejak ia remaja dibawa menonton bola oleh ayah nya, sudah berpuluh tahun lamanya sepanjang usia klub sepakbola tersebut.

Saya lihat memang mereka yg datang ke stadion dg atribut kesebelasan idolanya, beragam sekali, mulai dari anak remaja, gadis muda, sampai nenek2 tua yg mungkin lebih nyaman nonton TV saja di rumah. Selain itu mereka sengaja pergi jauh ke abu dhabi sini dari buenos aries, argentina , hanya untuk mendukung kesebelasan nya, bisa dibayangkan berapa biayanya, naik pesawat melintas benua, dengan segala biaya akomodasi nya, pasti besar sekali biaya nya, besar skali pengorbanan nya, namun itu selalu mereka lakukan sebagai bentuk dukungan pada idola nya. Saya bayangkan mereka berkorban besar untuk ini semua, mungkin usaha dan pengorbanan nya seperti orang2 kita yg hendak pergi naik haji/umrah.  Saya jadi inget di tempat kerja , ada teman orang inggris pendukung Liverpool , ia bercerita, bahwa utk pertandingan2 jauh di berbagai negara, para pendukung bola, sengaja menabung utk itu dan ada kelompok fans dan travel agent yg khusus mengurus semuanya. Mereka menghabiskan tabungan nya utk hal spt itu, dan melakukan nya dengan motivasi tinggi, bagai sebuah perjuangan suci.

Di tengah hingar bingar kerumuman tersebut, saya jadi merenung, bagi mereka nampaknya sepakbola benar2 sudah menjadi agama bagi mereka. Stadion bola  lebih sakral dan sering dikunjungi daripada tempat peribadatan nya. Nyanyian2 pujian dan mantera2 yg diteriakkan di lapangan, lebih menghunjam dalam dada, seperti anak santri baca doa dan solawat, lebih menggetarkan jiwa daripada membaca kita suci misalnya. Para pemain2 idola, lebih mereka cintai, gambarnya dipasang di dalam kamar, telah menjadi bagaikan para nabi bagi mereka.

Walau di tengah hingar bingar tersebut para penonton tetap terpana menikmati pertandingan bola di lapangan yang memang menakjubkan, menyaksikan pertandingan bola kelas dunia yang berlangsung dengan gaya amerika latin yg indah, beda dengan gaya pertandingan sepakbola inggris, kick & rush yg bergulir cepat dan keras, atau sepakbola antar kampung negeri kita yg penuh kekerasan mengarah tawuran massal ditingkahi sumpah serapah para penonton…

Saya perhatikan pemain bola kelas dunia dari barcelona, bermain bola dengan tenang kalem, tapi terarah dan tak banyak teriak ke sana kemari. Mereka tak semuanya lari kesana kemari mengejar bola, tapi melakukan pergerakan tanpa bola, mengisi posisi2 yg strategis, begitu bola dikendalikan, bola pun mengalir dengan cepatnya dari kaki ke kaki dan mengarah ke gawang lawan. Lionel Messa yg baru dinobatkan menjadi pemain terbaik dunia, saya perhatikan sangat tenang bermain, ia selalu mengambil posisi strategis, tidak lari kian kemari mengejar bola. Tapi begitu sekali bola dikuasainya, hanya sebentar kemudian dioperkan pada kawan nya, kemudian balik lagi, saat menguasai bola, mulai lah ia menjalankan aksi gocekan mautnya, mengelabui beberapa pemain lawan dengan langkah lincah nya, namun sayang di depan gawang langkah kakinya terhenti oleh slading pemain lawan. Messi penyerang barcelona yang posisinya berada di antara ibrahimovic dan henry yg tinggi besar, ukuran badan nya tampak kecil dibanding yg lain, namun ia begitu lincah dalam aksinya membawa bola, menyerang gawang lawan, nampaknya ukuran badan bukan penentu juga.

Saya yang tak begitu faham bola, baru sadar juga, mungkin beginilah bedanya permainan bola kelas dunia, dibandingkan dengan pertandingan sepak bola antar kampung yang biasa saya tonton waktu kecil dulu, dimana semua pemain bergerombol berlarian ke sana kemari mengejar kemana bola bergulir dan berteriak keras lebih keras dari tendangan nya yg tak seberapa.

Pertandingan hampir berakhir, score masih 1-0 utk kemenangan estudiante argentina, para pendukung nya tambah kencang bernyanyi, meloncat2 dan mengibarkan bendera, pada sisi lain pendukung barcelona terpana diam, kesebelasan kebanggaan nya diambang kekalahan yg menyakitkan. Guardiola pelatih Barcelona, tampak mondar mandir di pinggir lapangan seperti orang stress, memberi instruksi pada pemain nya, sungguh menyakitkan dikalahkan tim kuda hitam spt estudiante.di menit ke 89, 1 menit menjelang pertandingan usai, di tengah hingar bingar teriakan kemenangan pendukung argentina , sebuah tandukan maut pemain barcelona menggetarkan gawang argentina. Stadion pun bergetar oleh teriakan dan loncatan pendukung barcelona yg dari tadi terdiam lesu, sedangkan para pendukung argentina terpana karenanya, tak percaya kemenangan yg hampir di depan mata , campeon del munde ( juara dunia ) , sirna dalam sekejap…

Akhirnya pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, kedua kesebelasan berusaha keras meraih kemenangan, dan para penonton pun menahan napas setiap peluang2 gol hampir tercipta…, sampai akhirnya Messi melesakkan gol ke gawang lawan di perpanjangan waktu tsb yang bertahan sampai pertandingan usai.. Para pendukung argentina yg dari tadi hingar bingar pun, tertunduk lesu, duduk menutup wajahnya, bendera pun terkulai lesu… anak muda yg duduk di depan saya, duduk menunduk sampai meneteskan air mata, saking sedihnya, nampaknya sedih sekali mereka, begitu mendalam sekali perasaan nya utk hal yg bagi kita hanya sekedar permainan belaka, tapi bagi mereka sepakbola adalah hal yg sangat mendalam dalam hati mereka. Pertandingan bola malam itu, final antar klub dunia, telah menjadi bagaikan sebuah drama kehidupan yg dramatis.

Pertandingan usai, para penonton pun pulang meninggalkan stadion, sebagian pulang dengan gembira ria, mengibarkan bendera kesebelasan nya sampai menyanyikan lagu2 kebangsaan bola nya, sebagian penonton lain pendukung kesebelasan yang kalah pulang dengan kepala tertunduk dan bendera terkulai. Tak ada pendukung yg mengamuk memukuli pendukung lain atau merusak fasilitas stadion, sebagaimana biasa terjadi dalam pertandingan bola di negeri kita. Saat di Bandung dulu, seusai petandingan usai, diluar stadion dijaga tentara dan toko2 sepanjang jalanan yg dilewati pasti tutup, takut dilempari kacanya.

Malam pun makin larut, angin lembut musim dingin menemani perjalanan pulang. Sepanjang jalan saya jadi terkenang lagi dengan  hingar bingar pendukung setia klub sepakbola tersebut. Betapa mereka mau berkorban besar membela kesebelasan nya, begitu dalam menghujam jiwa teriakan mantera2 bola dan koor lagu2 kebangsaan klub sepakbola mereka, begitu bersemangatnya mereka mengibarkan bendera dan spanduk klub kebanggaan mereka. Bagi mereka sepakbola bukanlah lagi sekedar permainan belaka, tapi menjadi sesuatu yg sangat penting dan dipentingkan dalam hidup mereka, bagai telah menjadi agama tersendiri bagi mereka.

Akhirnya saya bertanya pada diri sendiri, kalau bagi saya, apa yg sangat penting dan dipentingkan dalam hidup ini ? , apa sih yg dicari dan sangat diperjuangkan dalam hidup ini dengan penuh pengorbanan. Masing2 kita pasti akan punya jawaban tersendiri.. Menurut saya apa yg penting dalam hidup ini, haruslah dikembalikan pada dasar, apa yg menjadi tujuan hidup kita di dunia ini ?, mengapa kita hidup di dunia ini ?

Bagi saya pribadi, Tuhan telah menciptakan kita semua dengan tujuan yg mulia ada tujuan nya hidup ini, ada yg dicari dalam hidup ini, sebagai seorang muslim, seringkali kita tak begitu menaruh perhatian mengenai petunjuk hidup dalam kitab suci yang seharusnya menjadi acuan hidup kita, ketika membaca doa dan Al Qur’an tidaklah membuat jiwa ini bergetar karenanya, kalah oleh antusiasme para pendukung klub bola tersebut yang saat meneriakkan mantera2 dan koor lagu2 pujian untuk mendukung kesebelasan nya dilakukan sepenuh hati dan begitu menggetarkan jiwa. Kita sering menganggap biasa saja, Nabi pembawa rahmat para ulama dan guru yang seharusnya menjadi idola dan tuntunan dalam menjalani hidup ini, sebagaimana halnya para penggila bola tersebut mencintai pemain pujaan nya. Kalau kita memang punya tujuan hidup yg jelas sesuai tuntunan hidup yg kita fahami, seharusnya kita bisa pula memberikan pengabdian dengan setulus hati dan berbuat kebaikan untuk sesama manusia…

Sepakbola yg hakekatnya hanya sekedar permainan belaka, tapi untuk kelas dunia ini, saya lihat telah dikelola dengan serius, profesional dg manajemen yg rapih dalam segala hal, mulai dari tim spakbola itu sendiri, para pemain nya, penggemar bola (fans), sarana stadion dan hal pendukung lainnya. Jadi sesuatu yg hanya sekedar permainan tapi kalau dikelola dengan serius, akan menakjubkan juga hasilnya.

Pada sisi lain coba kita bayangkan mengenai kehidupan ini sendiri, tujuan kehidupan, kematian yg akan mendatangi kita dan hari akhir dimana semua perbuatan kita akan mendapatkan balasan nya, agama yg menjadi  tuntunan hidup, itu semua adalah hal yg hakiki dalam hidup ini, namun kebanyakan manusia menghadapinya tidak dengan serius, seolah2 mengangapnya sekedar main2 belaka. Seperti tampak dalam amal ibadah sekedar di sisa waktu, dan kebaikan kita sehari-hari yg kalau sempat saja, kalau memberi sedekah juga sekedar uang recehan, nampaknya bagi sebagian kita, agama hanya sekedar permainan..

Realita kehidupan sehari2 yang materialistik dan kungkungan teknologi informasi ( TV/hand phone/internet) yang membuat kita bagaikan org autis yg individualistis telah membuat kita hidup dalam dunia semu, telah merampas keaselian makna hidup ini. Menganggap yg hakikat (agama) sekedar permainan dan menganggap permainan yg semu menjadi hal yg sangat penting..

“dan tidaklah kuciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada Ku” ( QS Az Zariyat : 56 )

“kalian adalah umat yg terbaik yg diturunkan kepada manusia, menyeru kpd yg ma’ruf (kebaikan) mencegah dari yg munkar ( kejahatan), dan kalian adalah orang yg beriman”   ( QS Ali Imran, 110)

10 comments on “sihir bola barcelona

  1. oyin godspeed
    21/12/2009

    mereka sudah tidak setengah setengah meng-illah-kan sepakbola, tapi sdh total.
    pada tingkatan hakekat;
    jika mereka orang muslim maka syahadatnya sdh batal,
    terutama syahadat tauhid nya.
    maka Allah mewajibkan memperbarui syahadat kita 9 kali sehari agar derajat shadat kita tetap terjaga.

    • hdmessa
      22/12/2009

      betul sekali kang Oyin..

      semoga syahadat kita tetap terjaga

      salam

  2. kumanz
    22/12/2009

    wah keren mas….

  3. Pop
    25/01/2010

    setuju dengan kumanz, keren..

    di tunggu tulisan lainnya tentang salah satu english soccer club yang sedang “naik daun” arsenal, kenapa maskapi u.a.e (fly emirates) bisa menjadi sponsorship club tsb, tentunya dari perspective orang sana.

    salam,
    pop

    • hdmessa
      25/01/2010

      thanks Pop,
      ada cerita ttg Barcelona, karena kebetulan saja saya nonton saat mereka main di Abu Dhabi sini.
      terima kasih juga saran nya nulis ttg Arsenal yg di kaosnya terpampang iklan Emirates, maskapai penerbangan UAE ( Dubai ) , yg lain adalah Etihad, maskapai penerbangan Abu Dhabi ( ibukota UAE ) yg terpampang di kaos Manchester City, seru juga cerita dibalik itu, mudah2an nanti sempat nulis ttg hal tsb

      salam

  4. fikri
    29/03/2010

    penduduk kita mayoritas bersyahadat muslim, namun perilaku, profesionalisme, dan pola pikir mash beberapa tiingkat di bawah mereka yang tidak bersyahadat musim. Korupsi, kemalasan, anarkisme. Umat muslim di mata umat lain saat ini hanya sekedar umat pemintaminta yang hanya bisa nodong pengendara mobil/motor di jalan dengan alih alih membangun masjid. “Yaa Umatii, Umatii” masih ingat ratapan Rasul SAWW menjelang wafatnya. Yaa Allah, selamatkan kami, umat pilihanMu, dari panasnya api neraka yaa Allah.

    • hdmessa
      20/04/2010

      amien,

      terima kasih, reminder nya, Fikri

  5. Ferial Anwar
    08/06/2010

    Dra, memang bola kadang membuat orang lupa segalanya, kalau sudah menjadi fans beratnya,

    asal jangan lupa sama Allah saja & Istri tercinta juga anak2 ………………..

  6. hdmessa
    08/06/2010

    betul pak Ferial,
    apalagi bentar lagi bakal ada rame2 piala dunia nih..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 21/12/2009 by in journey inspiration.
%d bloggers like this: