Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Proyek sepanjang hayat

project

Tepuk tangan meriah menandai pengguntingan pita, peresmian project power plant, pembangkit listrik geothermal di lereng gunung wayang windu yg indah, bertepikan hamparan kebun teh dan hutan pinus. Peristiwa ini begitu menggugah perasaan bagi orang2 yg terlibat dalam project tsb, betapa ini adalah sebuah ujung akhir dari jalan panjang berliku project besar ini, suka duka, keluh kesah dan berbagai masalah menghadang selama project ini, seperti sirna saat peresmian tsb.

Dalam dunia kerja, saya banyak terlibat pada berbagai project, mulai dari project kecil2-an perbaikan pabrik kompor di halaman belakang rumah seorang pengusaha kecil di tepian kota Bandung sampai project pabrik kerupuk di Cirebon, ada juga project skala menengah di sebuah bandara, project besar spt project geothermal power plant di atas gunung yg sunyi senyap sampai mega project Petrochemical complex seluas 100 kali lapang bola di tengah gurun pasir Abu Dhabi. Nilai project nya pun beragam, mulai dari project2 kecil bernilai di bawah 1 juta rupiah untuk pengusaha kecil di pemukiman padat di tengah kota dengan 3 orang tenaga kerja lokal, project jutaan USD di atas gunung, sampai mega project yg bernilai 8 billion USD (sekitar Rp 80 Triliun) di tengah gurun pasir Abu Dhabi yg melibatkan puluhan ribu tenaga kerja dari berbagai kebangsaan.

Sebuah Project dijalankan berdasarkan sebuah perencanaan yang matang berkaitan dengan dana, sumber daya, waktu dan kualitas pekerjaan. Pengelola project harus pandai2 mengelola semua sumber daya dan waktu tersebut. Kalau salah satu bermasalah, semisal terlambatnya waktu penyelesaian, maka pengelola project akan mendapat penalty (denda), jadi bukan untung yg diraih, malah kerugian yg datang.

Pengelola project akan menghadapi tekanan stress pekerjaan yg berat bilamana deadline, batas waktu hampir tiba, sedangkan pekerjaan belum selesai juga. Bisa juga dana belum turun juga, sedangkan kebutuhan dana telah membengkak, sehingga terpaksa nombok hutang lagi. Bisa juga project bisa diselesaikan tepat waktu, tapi ternyata kualitas pekerjaan nya jelek, sehingga ditolak juga, harus diperbaiki lagi, sehingga menambah biaya dan waktu.
Dalam project pun banyak terjadi “permainan”, mulai dari anggaran biaya sampai kualitas barang dan pekerjaan. Sehingga banyak terjadi project yg berkualitas jelek namun di setujui juga oleh pemilik project.

Selain dalam pekerjaan, masalah pun bisa timbul dari luar bidang pekerjaan, semisal dari birokrasi pemerintah atau dari masyarakat sekitar project yang menuntut hak2 nya. Dalam sebuah project seringkali terjadi demo dari masyarakat sekitar terhadap sebuah project yg sedang berlangsung. Biasanya berhubungan dg masalah ketenagakerjaan dan dampak dari project terhadap lingkungan sekitarnya.

Project dengan berbagai tantangan dan hambatan nya, membuat para pekerjanya berada dalam stress kerja yg berat, apalagi pada project2 yg berada di remote area, dimana biasanya para pekerja project lama tak berjumpa keluarga nya, stress dan rindu bercampur aduk. Salah satu penyaluran nya untuk mengobati kejenuhan dan stress di tempat kerja biasanya diadakan rekreasi seperti kegiatan olahraga atau kegiatan hiburan.  Namun disayangkan, seringkali pula kegiatan hiburan tersebut terlalu berlebihan dan menyerempet hal2 yg membawa mudharat & kemaksiatan. Dari pengalaman beberapa kali menghadiri pesta2 hiburan project, kita harus memiliki mental & iman yg kuat, sebab kalau kita bisa terjerumus dalam kemaksiatan.

Pernah sekali waktu menghadiri acara hiburan project sebuah perusahaan Jepang, saya kaget juga waktu ditawari sake oleh rekan kontraktor Jepang, ia bilang “ Hendra-san, please this is Sake for you” , “no thanks ,Kawamoto-san, I am moslem, not drink alcohol” kata saya, dia pun menghargai dan mohon maaf. Ternyata bagi mereka, orang Jepang, sudah menjadi sebuah budaya, menghargai tamu/orang lain dg menyediakan minuman tsb. Orang yg telah meminum minuman keras, akan berkurang kesadaran jiwanya, disanalah pintu masuk setan utk menggoda manusia berbuat dosa. Sungguh sedih saat mengetahui betapa beberapa teman2 kerja di project banyak yg terjerumus dalam kemaksiatan karena nya.

Menjalani proses terwujudnya sebuah project, mulai dari awal dibangun sampai selesai, bagi saya bagaikan melihat proses kelahiran seorang manusia, “that project is like your baby”, kata seorang project manager bule dari Eropa. ( project itu seperti bayi kamu), uruslah dg baik dari kecil sampai besar. Bagai sebuah project bangunan, kita menyaksikan sendiri mulai dari tanah kosong sampai berdiri sebuah bangunan kokoh, kita bagai membesarkan seorang anak.

Ucapan “project is like your baby”,jadi sering tergiang di telinga, dan saya jadi tersadarkan, sebenarnya kehidupan kita di dunia ini adalah sebuah project juga ?, bayangkanlah, kita dilahirkan ke dunia ini, mulai dari bayi tumbuh besar jadi anak2, remaja, usia muda, dewasa sampai usia tua dan berakhir dg kematian, semuanya berproses dg berjalannya waktu, mirip dg sebuah project.

Kalau diandaikan sebagai project, hidup seorang manusia adalah sebuah “time life project”. Semenjak Tuhan menanamkan ruh kehidupan pada rahim seorang ibu, project tersebut telah berawal. Sembilan bulan di rahim ibu, lahir ke dunia, masa kanak2, remaja, muda, dewasa, tua sampai tutup usia, itulah jangka waktu project kehidupan seorang manusia.

Seorang anak manusia saat dilahirkan ke atas di dunia ini, adalah berdasarkan rencana yg mulia dari Allah swt, Tuhan kita semua, bukanlah sebuah kebetulan semata. Sebuah project telah berlangsung.
Seorang manusia dewasa yang sudah menyadari makna kehidupan ini, akan menyadari bahwa ada tujuan yang mulia mengapa ia menjalani hidup ini. Ada rencana, ada sumber daya (rizki, makan, uang dll), ada keterbatasan waktu ( setiap manusia akan mati), itulah project kehidupan seorang manusia, memiliki tujuan dan rencana hidup yg jelas.  Dalam project kehidupan, akan banyak pula tantangan dan godaan yang dihadapi, ada yang berhasil menghadapinya, namun ada pula yg terjatuh karena nya.

Sebagaimana project yg akan dinilai kualitas nya apakah memenuhi syarat atau tidak saat selesai, begitu pula dengan kehidupan manusia, di akhirat kelak kita pun akan ditanya mengenai kualitas kehidupan yg dijalani di dunia ini, setiap manusia akan dinilai amal perbuatan nya, akan diminta pertanggung jawabannya, untuk apa saja waktu, rizki, sumber daya, kesempatan yg telah diberikan saat hidup dunia, digunakan ?.

Kalau penilaian kualitas project di dunia, biasa orang project bisa “main mata” dg pengawas project agar pemeriksaan nya lolos, sehingga projectnya disetujui, namun di akhirat kelak, penilaian kualitas “project kehidupan” seorang manusia akan diperiksa oleh malaikat yg tak bisa “disuap”, sebagaimana hal nya pengawas project di dunia kerja.

Namun tak banyak orang yang menyadari hal tersebut dan menjalani hidup apa ada nya saja, “just enjoying your life” katanya, ngapain sih rumit amat mikiran hidup, nikmati saja, mati yah mati, “kumaha engke wae” lah, kata si kang Adun teman saya.

Hidup ini sebuah pilihan, manusia bebas menentukan sendiri , mau seperti apa menjalani hidupnya, namun kalau “hidup hanya sekedar hidup” , monyet di hutan juga hidup seperti itu. Manusia makhluk yang mulia, diciptakan hidup ke dunia ini dengan tujuan yg mulia pula, berbeda dengan penciptaan binatang, sungguh disayangkan tak semua manusia menyadarinya.

Semoga kita semua selalu mendapat petunjuk yg mulia dalam menjalani hidup ini, sebagaimana sering diulang ulang dalam sholat saat membaca surat Al Fatihah :

“Ihdinaash shiraathaal mustaqiim,
shiraathalladziina an’amta ‘alayhim
ghayril maghdhuubi ‘alayhim walaadhdhaalliin”

Tunjukilah kami jalan yang lurus,
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka;
bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Kembali ke cerita project di atas, semua orang ingin projectnya berhasil, sehingga ia berusaha mengatur semuanya dg baik; sumber daya, dana, waktu, kualitas pekerjaan, begitu pula lah dalam kehidupan ini, bila ingin berhasil menjalani hidup ini, maka kita pun harus merencanakan dan mengaturnya sebaik mungkin.

Kalau kerja Project di dunia ada banyak kesempatan nya, bisa beberapa kali dan di berbagai tempat, namun project hidup seorang manusia hanya sekali saja, hanya sekali kesempatan hidup di dunia ini bagi setiap manusia, berbuatlah sebaik mungkin dalam kehidupan yang hanya sekali ini.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (QS Ali Imran : 185)

Seorang sahabat bertanya, “Rasulullah, siapakah orang mukmin yang terbaik itu?” Beliau menjawab, “Yang paling baik akhlaknya”. Ia bertanya, “Siapakah orang mukmin yang paling pintar?” Beliau menjawab, “Yang paling sering ingat kematian dan yang punya persiapan terbaik untuk menyambut apa yang terjadi sesudahnya. Mereka itulah orang yang paling pintar” ( Hadits riwayat Tabrani)

Dalam hadits lain nabi bersabda;
” Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara:
– Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
– Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
– Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
– Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
– Hidupmu sebelum datang kematianmu.
( Hadits riwayat Hakim)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 05/06/2014 by in Contemplation.
%d bloggers like this: