Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Belajar dari perjalanan bisnis IKEA

ikea

Ngobrol2 dg seorang teman kerja dari Swedia seru juga ceritanya. ia bilang ada 3 brand dunia yg jadi kebanggaan mereka ; volvo (mobil) IKEA (alat rumah tangga) dan Minecraft ( game online). Ia bercerita ttg IKEA bisnis kelas dunia yg beranjak dari usaha kecil. Pendiri IKEA (Ingvar Kamprat) memulai usahanya sebagai seorang pemuda miskin di suatu desa di Swedia yg kerjanya membuat peralatan kayu, ia biasa menjual produk kayu nya ke tetangga2 di desanya dg menggunakan sepeda, ia hanya mengambil sedikit untung asal barangnya laku. Karena keuletan dan produknya yg bagus,kuat dan murah, akhirnya banyak org yg menyukainya sehingga usahanya jadi maju. Sampai akhirnya merek IKEA mendunia, tapi tetap dg prinsip dasar yg sama, produk yg praktis, kuat, desain menarik dan murah.

Ingvar sang pendiri IKEA mewujudkan juga hal tsb dalam prinsip hidupnya, walau telah menjadi salah satu oragn terkaya di dunia, ia masih hidup sederhana dg mobil volvo tuanya, rumah lama yg sederhana dan bepergian ke berbagai penjuru dunia, ia hanya naik pesawat kelas ekonomi, nginap pun di hotel yg biasa. Hal tsb diikuti juga oleh seluruh karyawan Ikea mulai dari bos besar sampai karyawan bawahan, mereka hidup sederhana, perjalanan bisnis bos besar pun dg tiket ekonomi.kalau ada pertemuan perusahaan pun bukan di hotel mewah, tapi di hotel yg biasa2 saja. Pokoknya mah, hemat dan kesederhanaan jadi salah satu prinsip perusahaan.

Namun pada sisi lain, Ingvar adalah juga tipe pemimpin yg tegas, kalau ada karyawan perusahaan nya yg melanggar peraturan perusahaan atau kinerjanya kurang bagus, tak segan2 ia memberi teguran keras, bahkan memecatnya.

Di toko Ikea di Abu dhabi dimana saya sering berbelanja juga,di toko tsb ada restoran kecil dimana konsumen bisa makan juga. Diisana ada tulisan, dimohon pembeli diminta utk membereskan sendiri piring2 setelah makan, menyimpan ke tempat cucian dan membuang sisa makanan pada tempatnya, disebutkan bahwa dg cara tsb, mereka bisa menghemat biaya utk kebersihan di restoran tsb, sehingga mereka bisa menjual produknya pada konsumen dg harga murah juga, menarik juga sampai segitu nya mereka melakukan penghematan, tapi konsumen senang saja, karena dg demikian mereka bisa dapat produk dg harga murah pula.

Sebagai industrial engineer, saya mengamati pula memang sistem produksinya sangat efisien , karena dari hulu sampai ke hilir dalam satu sistem yg sama (pabrik tempat produksi sampai toko penjualan oleh Ikea semua, sehingga sangat efisien biaya produksi dan penjualan nya) Desain nya mengutamakan fungsi barang bukan estetisnya, sehingga walau desain nya cenderung kaku, tapi efektif sesuai keperluan dan juga kuat, tahan lama, tak perlu sering beli peralatan rumah tangga, karena itu semua, mereka bisa menjual produk dg harga yg murah.

Panjang juga cerita teman Swedia tsb yg bangga dg produk negaranya, sebuah pelajaran berharga utk kita semua.

KEA baru buka tokonya di Jakarta, sebagaimana biasa orang kita yg luar negeri oriented& latah, pada belanja ke sana. tapi pada kecele ternyata harga sebagian barang nya lebih mahal daripada toko serupa di Malaysia/Singapore. IKEA pada dasarnya adalah produsen kebutuhan rumah tangga utk level menengah bawah, namun di negeri kita jadi dianggap barang mewah. Saya suka belanja di toko IKEA Abu Dhabi, karena harganya relatif murah, dg desain yg praktis, minimalis, tahan lama.

IKEA didirikan oleh Ingvar Kamprat, orang Swedia yg berasal dari keluarga sederhana. Produk2 IKEA dibuat dg tujuan memenuhi barang kebutuhan rumah tangga dg harga terjangkau & desain bagus. Sampai skarang pola sederhana tsb masih terwujud pada level direksinya yg kalau bepergian dg pesawat kelas ekonomi bukan bisnis, tokonya pun mirip gudang besar. Sistem produksi nya pun paling efektif, sehingga biaya produksi murah.Rantai produksi mereka kendalikan sendiri mulai dari desain, suplai bahan baku, produksi, sampai penjualan (hanya dijual di tokonya sendiri). Karena itulah harganya jadi murah.

Namun ketika sampai ke Indonesia, dengan berbagai ketidak efektifan rantai ekonomi mulai dari pajak sampai pungli di jalanan, akhirnya sistem produksi yg efektif spt IKEA pun, jadi tak efektif ( harga jadi mahal).

Sebuah kerja besar bagi kita semua utk menghilangkan berbagai rintangan tsb, untuk kebaikan kita bersama juga, sebab bila tidak kita akan terkena kutukan ‘ the poor pay more” ( konsumen di negara dg pendapatan rendah spt negeri kita, membeli barang lebih mahal daripada konsumen di negara yg lebih tinggi pendapatannya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 04/09/2015 by in Blogroll.
%d bloggers like this: