Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Siklus ekonomi 7 tahun & kisah mimpi nabi Yusuf

joseph

Dalam Al-Quran ada diceritakan mengenai kisah nabi Yusuf alaihisalam ( Joseph dalam kitab injil) yg berhasil menerjemahkan mimpi Raja Mesir. yang mana, sang raja bermimpi melihat 7 ekor sapi gemuk yang digantikan 7 ekor sapi kurus serta gandum berisi digantikan gandum kering.

nabi Yusuf menafsirkan bahwa akan datang 7 tahun masa panen, yang kemudian diikuti 7 tahun masa paceklik. Setelah itu, masa subur Mesir akan kembali.

Usai memaknai mimpi, Yusuf melanjutkan nasihatnya pada sang raja. “Hendaklah engkau bertanam 7 tahun lamanya sebagaimana biasa. Maka apa yang engkau tuai hendaknya kau biarkan di bulirnya, kecuali sedikit untuk engkau makan.” [Surah Yusuf ayat 47]

Selain membuat prakiraan kondisi di masa depan, Yusuf juga memberikan solusinya. Mengingat 7 tahun masa panen diikuti 7 tahun masa paceklik, hendaknya kita menyimpan hasil panen tetap dalam bulirnya sebagai cadangan saat paceklik tiba. Saran nabi Yusuf tersebut ternyata terbukti benar, sehingga beliau diangkat menjadi bendahara negara.

Para ahli ekonomi menemukan, bahwa fenomena yg sama terjadi dalam ekonomi dunia dan negara saat ini. Krisis ekonomi akan selalu berulang secara periodik sekitar 7-10 thn yg berbeda2 utk tiap negara. Misal negara kita pernah terkena krisis finansial thn 1998, berlanjut dg masa susah slama 7 tahun, kemudian tenang selama 7 tahun, kemudian akan terjadi krisis ekonomi lagi.Dengan logika tsb, maka pada masa saat2 ini, kita akan memasuki masa krisis ekonomi lagi (ditandai dg nilai tukar rupiah yg menurun), mengikuti nasihat nabi Yusuf tsb, sekarang adalah saatnya utk berhemat.

SIKLUS HIDUP 7 TAHUN

Ada ahli yg menyatakan bahwa tiap 7 tahun terjadi perubahan kejiwaan/karakter. 7 thn pertama, masa kanak2 pertumbuhan awal, mulai 7 tahun logika mulai terbentuk (mulai masuk sekolah), usia 14 thn mulai terbentuk emosi (remaja), masa dari usia 14-21 thn adalah saat pembentukan pandangan/arah kehidupan, apa yg tertanam dlm pikiran sampai usia 21 thn akan tertanam kuat, jadi dasar kehidupan seorang manusia dewasa. Begitu selanjutnya saat usia 28 thn, 35 thn. pada usia 42 thn terjadi proses kematangan kejiwaaan.
Pada usia 49 thn adalah proses terakhir pembentukan kejiwaan seorang manusia, bagaimana karakternya pada usia 49 thn, maka akan begitulah seterusnya sampai akhir hayatnya, bila baik akan baik terus, bila tak baik cenderung tak baik seterusnya, setelah usia tsb karakter manusia susah utk berubah, ia sudah mencapai batas perkembangan kejiwaan.
Dalam pendidikan Islam, sejak usia 7 thn, anak sudah harus di ingatkan ttg kewajiban agama, pada saat akil balig, sekitar usia 14 thn, ia diingatkan ttg hukumana bila tak menjalankan kewajian ibadah.
Pendapat lain mengatakan 7 thn pertama dekatlah dg anakmu, usia 7-14 bermain lah dg nya, usia 14-21 temanilah,ajaklah ia berdiskusi ttg kehidupan. setelah usia 21 thn anda bisa melepaskanya, karena biasanya pada usia tsb anak cenderung ingin bebas jadi dewasa.
Anak kecil yg sampai usia 7 thn tak dekat dg orangtuanya cenderung akan sulit juga utk dekat secara batin pada usia2 selanjutnya, penting sekali orangtua dekat dg anak saat usia 7 thn.
Sebelum usia 7 thn, anak harus bebas bermain, baru setelah usia 7 thn ia mulai bisa belajar (sekolah). Anak kecil yg terlalu dini bersekolah (dibawah 7 thn) dan tak sempat bebas bermain, mungkin bisa cepat pintar, tapi dalam jangka panjang ia tak memiliki karakter kejiwaan yg kuat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 04/09/2015 by in Blogroll.
%d bloggers like this: