Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Sholat di atas langit (pesawat terbang)

11960124_10206559904529335_8170387627912208139_n

Dalam perjalanan jauh, bagi muslim ada keringanan dalam ibadah, sholat bisa dijamak (digabung) atau dilakukan di atas kendaraan. Waktu sholat yg tak bisa dijamak dan harus dilakukan pada jangka waktu yg sempit ialah sholat subuh/Fajr, sehingga biasanya utk sholat subuh, harus kita lakukan di atas kendaraan, bisa sambil duduk di atas kursi penumpang atau bisa juga normal berdiri kalau ada tempat.

Dulu awal tahun 2000-an saat sering bulak balik Bandung- Jakarta, naik kereta api Parahyangan, start di Bandung jam 4 pagi, sampai Jakarta jam 7:30, biasanya sholat subuh dilakukan di atas kereta. Saat itu masih ada gerbong kereta barang di belakang gerbong restorasi, biasanya sy sholat di gerbong restorasi atau gerbong barang tsb, bisa sambil berdiri, seru juga sholat sambil kereta goyang2 dan suara ribut mesin kereta, alhamdulillah khusyu juga sholatnya.
Pernah juga sholat di atas kapal laut, waktu menyeberang dg kapal feri dari merak ke bakauheni, lampung, di kapal ada mushola, menarik juga bahwa arah sholat berbeda sesuai arah perjalanan kapal.
Baik di kereta api atau kapal laut, cukup tempat untuk sholat , bahkan utk posisi berdiri (normal), namun beda halnya kalau kita naik pesawat terbang yg keadaan nya cukup sempit, biasa di pesawat orang sholat sambil duduk di kursi penumpang. Di pesawat air pun terbatas,sehingga harus hemat air dalam berwudu, bisa juga dg diusap air di tangan yg basah atau tisu basah. Biasanya saya tampung dulu air di mangkok kecil yg biasa ada di toilet, terus diambil dg telapak tangan sedikit demi sedikit terus di usapkan pada bagian tubuh, sehingga air cukup dan tidak basah ke lantai.

Dalam perjalanan jauh spt saat pulang; Jakarta – Abu Dhabi yg berdurasi 8 jam penerbangan, kita melewati beberapa waktu sholat, dan sekali lagi utk sholat subuh harus kita lakukan pada waktunya. Waktu pulang dg pesawat Etihad, saat waktu sholat subuh, iseng2 saya tanya pramugari apakah ada tempat untuk sholat di pesawat ini, dengan sigapnya pramugari menjawab ada tempat khusus utk sholat dan sekalian memberikan sajadah pada saya, ternyata bungkus sajadahnya pun ada logo Etihad, berarti memang ini fasilitas resmi utk penumpang. Akhirnya sholat lah saya di lokasi dekat pintu exit atau emergency exit yg memang agak luas dan kosong. Subhanallah nikmat sekali sholat di atas langit ini dg posisi normal ( berdiri). Dari pengalaman saya naik berbagai maskapai penerbangan, baru kali ini bertemu ada yg menyediakan fasilitas khusus utk sholat di dalam pesawat.

Alhamdulillah salut utk Etihad, maskapai penerbangan UAE, semoga banyak maskapai lain yg menyediakan fasilitas serupa. Marilah kita selalu menunaikan ibadah sholat dimanapun kita berada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 06/09/2015 by in Blogroll.
%d bloggers like this: