Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Ilmu laduni & rizki yg berkah

Ilmu Laduni & rizki yg berkah.

Saat hujan sore hari di simpang jalan kota Bandung, saya berpapasan dengan mobil taxi, lihat supirnya kok rasanya kenal, dia pun nengok, eh si Ujang ternyata, “Jang kamana wae ?”, sudah lama sekali tak bertemu, akhirnya kita pun ngobrol2 di warung bakso pinggir jalan. 

Kang Ujang supir taksi itu adalah teman dekat saat di pesantren dulu, sambil sekolah formal sy ikut pesantren juga tapi tidak nginap, istilahnya jadi “santri kalong”. Ujang sambil pesantren juga kerja karena ia anak yatim dari keluarga miskin sehingga ia harus membiayai sendiri hidupnya, baru malam hari ia ikut ngaji di pesantren. Karena capek kerja di siang hari jadi klu ngaji ia sering tertidur, seringkali baru terbangun saat pengajian selesai. Walau sering ngantuk saat ngaji, Ujang santri yg rajin & taat pada guru. Malam hari ia bangun lebih dulu utk sholat tahajud, setelah ngaji subuh, ia terus pergi kerja serabutan, baru sore hari kembali ke pesantren utk ngaji, sering pula ia bantu2 kerja di rumah kiyai, karena itulah ia sering tertidur kecapean saat ngaji. 

Walau sering ngantuk bahkan tertidur saat ngaji, ternyata Ujang paling bagus hapalan qur’an & hadis nya, menguasai juga pelajaran2 lain nya, ia jadi salah satu santri yg bagus nilainya, teman2 nya pada heran kok bisa yah, padahal suka tertidur saat belajar?, ada teman yg bilang mungkin ia dapat berkah “ilmu laduni”, ilmu yg didapat secara instan. 

Setelah selesai pesantren Ujang berhasil pula mempersunting “kembang pesantren” santriah yg geulis jadi istrinya. Teman2 tambah heran saja, gak pernah kelihatan pacaran, tapi menikah dg santri geulis yg jadi incaran banyak santri lain, buat iri saja. Itulah cerita yg sy tahu saat terakhir bertemu dulu.

Dari seorang teman saya dapat kabar ttg si Ujang, ia hidup sederhana jadi guru ngaji di rumahnya yg kecil dan jadi supir di siang hari. Ujang dikarunia 8 org anak yg semuanya belajar di pesantren, jadi hafiz qur’an, salah seorang anaknya bahkan kuliah di universitas islam Madinah, Saudi dan suka jadi pembimbing haji/umroh dari Indonesia. 

Saya pun heran dibuatnya,bagaimana bisa seorang supir dg rumah kecil type RSS punya 8 anak, sekolah semua, bahkan ada yg kuliah di luar negeri, jadi anak2 baik, soleh, pintar hapal qur’an lagi, darimana duitnya ??, bagaimana mendidik anak2 ??.

Orang kebanyakan kerja keras banting tulang utk menghidupi keluarga kecil saja sdh susah, apalagi menghidupi 8 anak, kalau pun terbiayai, ada saja anak yg jadi nakal.

Saya hanya yakin ia mendapat rizki yg berkah, rizki banyak yg tak diduga2, sama spt saat dulu ia dapat ilmu yg berkah secara laduni (tak terduga). 

Dalam Quran memang ada disebutkan ttg hamba Allah terpilih yg mendapat rizki dg jalan spt itu, subhanallah. 

Semoga kita semua mendapat rizki yg berkah pula, banyak waktu utk urusan akhirat, tak hanya habis waktu utk mengejar dunia saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 02/09/2016 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: