Inspiring points

Reflective story from journey of life , Alam terkembang jadi guru

Asep Berlian, seniman jalanan yang Soleh

Alhamdulillah bertemu lagi dg sobat lama jaman kuliah dulu, Asep Berlian, seniman nyentrik kota Bandung. Asep alumni seni rupa itb, sejak jaman kuliah sudah nyentrik, suka orasi & baca puisi di kampus, pemimpin demo mahasiswa bandung thn 90-an, hidupnya sederhana saja saat kuliah tinggal di mesjid Salman. Teman2 nya aktivis mahasiswa thn 90-an, saat ini sdh banyak yg jadi pejabat atau pimpinan partai, tapi Asep tetap konsisten dg jalan hidup sebagai seniman. Selain itu ia pun aktif membantu kaum marginal spt pengamen, pedagang kakilima, anak jalanan, pengemis dll. 


Asep adalah seniman serba bisa; melukis, puisi, orator, melawak, jadi dalang , khutbah jum’at dll, ia pandai bicara sehingga disenangi banyak orang. Banyak juga gadis yg menyukai nya, tapi Asep type pemuda soleh yg gak mau pacaran, kalau mau langsung nikah, katanya. Hampir 6 kali ia akan menikah, tapi sayang nya kisah cinta nya selalu kandas karena tak disetujui orang tua wanita, setelah mereka tahu siapa ia sebenarnya, Asep pemuda yatim piatu yg dhuafa, calon mertuanya tak rela anaknya menikah dg pemuda yatim yg dhuafa spt Asep 😔, sampai ia merasa bahwa cinta sejati itu tidak ada karena pada akhir nya, harta & kedudukan manusia lah yg menentukan. Saking tak punya uang, utk beli mas kawin pun ia tak punya uang, sampai beberapa kali saya meminjamkan cincin kawin saya utk rencana pernikahan nya, tapi sayang semuanya gagal. Kisah yg menyedihkan, tapi ia melihat hidup ini dg simpel saja, ia ceritakan itu semua dg ringan nya bagai kisah parodi kehidupan, ia bilang “ndra, jalan hidup saya mah lucu euy”, sambil ketawa. Akhirnya ia putus asa dan menerima saja nasibnya utk tak menikah. 


Sampai suatu saat ia bertemu alm. Kang Ibing, seniman Bandung teman nya, yg marah padanya karena tak menikah juga, “rugi dunia akhirat kamu, kalau sampai gak menikah”. Sampai akhirnya ia bertemu seorang wanita solehah dari keluarga yg soleh pula, yg mencintainya apa ada nya. Pernikahannya sederhana saja, tak ada rame2, sebagai tanda syukurnya ia beli banyak nasi bungkus dan dibagikan pada pengemis & gelandangan di tengah kota, sambil minta do’a keberkahan pernikahan pada kaum dhuafa tsb, subhanallah.Gadis sholeh itulah yg menjadi istrinya saat ini, mengarunianya anak2 yg manis & soleh. Anak bungsunya usia 3 thn, suka terbangun dini hari dan membangunkan ayah nya utk sholat tahajud, subhanallah.


Sebagai seniman jalanan yg dekat dg banyak kalangan kota Bandung; mulai dari seniman, club motor, anak band sampai para preman. Ia sendiri melewati masa kecilnya di daerah Cicadas, salah satu “daerah keras” di kota Bandung, jadi ia sudah terbiasa dg dunia “marjinal jalanan” tsb.
Karena kedekatan itulah ia berhasil dalam dakwah agama pada kalangan tsb, bersama dg rekan2 nya aktivis jama’ah tabligh, telah banyak anak band, seniman, geng motor sampai preman yg insyaf jadi orang soleh, rajin ke mesjid taat agama dan meninggalkan dunia hitam. Ia dekat dg para selebritis anak band yg sdh insyaf dan jadi pendakwah agama spt Yuke vokalis Pas band, Sunu – mata band, Otong koil band dll. Biasanya mereka berdakwah pada kalangan anak2 muda juga, alhamdulillah banyak anak2 muda yg nakal spt anggota geng motor, anak band slebor dll yg jadi insyaf, jadi anak2 baik dekat dg agama, alhamdulillah. Salah satu ketrampilan Asep lain nya ia suka mendalang juga dg bahasa gaul anak muda nya, pernah ia tampil mendalam di hadapan acara club motor dg wayang unik yg pakai rompi motor brotherhood juga, dalam mendalang ia masukkan juga nasihat2 keagamaan, alhamdulillah. 


Kalau ketemu dengan Asep,saya suka minta didoakan utk berbagai hal, orang soleh yg dhuafa seperti beliau makbul doa nya, saya banyak mengalaminya. Dulu saya pernah minta didoakan untuk bisa berangkat haji, sebagai seniman ia membuatkan saya lukisan kabah dan didoakan agar bisa berangkat haji. Rasanya saat itu seperti mustahil bisa berangkat haji, gaji kecil dan juga perlu waktu lama masuk waiting list utk pergi haji. Namun kehendak Allah berkata lain, tak lama kemudian saya diterima kerja di Abu dhabi dan dari sanalah saya berangkat haji dg cepat & mudah, alhamdulillah.

Semoga secuil kisah hidup ini, bisa jadi pelajaran utk kita semua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27/06/2017 by in Blogroll.
%d bloggers like this: