orang yang paling kuat [hikmah gurun pasir]

Syahdan si Midun, dalam pengembaraan di gurun pasir Liwa, bagian dari empty quarter desert, salah satu gurun pasir terluas di dunia, beristirahat di bawah pohon kurma dekat oase mata air,

Disana ia bertemu dengan pengembara tua bertubuh kurus ringkih dari negeri Oman yg sedang beristirahat pula dalam perjalanan jauh menuju tanah suci, melintas gurun pasir dengan menggunakan elmu “saifi angin” nya.

Mereka pun bertegur sapa, si midun pun membuka pembicaraan ;

Wahai bapak tua, tubuh anda kurus ringkih seperti ini, tapi bisa kuat melakukan perjalanan jauh melintas gurun pasir luas seperti ini, apa pula rahasia nya.

Sang pengembara tua pun tersenyum sejenak dan berkata ;

Wahai anak muda, tubuh yg kuat, besar sekalipun, bukanlah pertanda ia lelaki yg  hebat,

Lelaki yg sabar, bisa menahan nafsu amarah nya dan memaafkan orang lain adalah orang yg kuat

Wahai anak muda belajarlah dari alam gurun pasir ini ;

Coba kamu lihat, hamparan gurun pasir ini yg permukaan nya selalu halus bersih karena terpaan angin,

Setiap ada bekas tapak jejak atau benda2 lain nya, akan segera terhapus oleh terpaan angin yg membawa pasir halus dari tempat lain.

Kalau engkau marah atau tidak suka pada seseorang, jangan tulis pada batu tapi tulislah pada permukaan gurun pasir ini, tak lama kemudian , hembusan angin berpasir akan menutupinya lagi,

Begitulah seharusnya kalau engkau bisa menahan sejenak amarahmu, tenang, lupakan, waktu akan menghapus nya, hati pun akan tenang lagi, itulah salah satu tanda lelaki kuat.

Read more »

Membaca dunia, mencerahkan masyarakat

Kisah Gola Gong dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat dan komunitas baca rumah dunia

Saat bermain dg teman2 nya seorang anak kecil terjatuh dari pohon yg tinggi, dampaknya sangat parah ia mengalami patah tulang, sampai tangan nya harus diamputasi (dipotong). Orang tua mana yg tak sedih melihat anaknya jadi cacat kehilangan tangan kirinya. Untuk membangkitkan semangatnya, sang ayah pun memberikan buku dan raket badminton pada sang anak, dg harapan ia tak patah semangat dan masih bisa berbuat kebaikan mengisi kehidupan nya yg masih panjang kelak dg satu tangan nya yg masih ada. Kemudian ia menjadi anak yg senang membaca dan bahkan pandai menulis.

Walau hanya dg satu tangan ia masih bisa main badminton, bahkan jadi pemain badminton yg hebat di daerah nya, tak terbayangkan bagaimana ia menjaga kesetimbangan tubuh saat bermain badminton, namun terbukti kemudian saat mudanya ia menjadi juara 2 badminton di daerah Banten, bertanding dg pemain normal, karena prestasinya ia sempat ikut turnamen utk orang cacat (paralympic) dalam level asia pasifik, dan menjadi juara pertama. Ia pernah pula melakukan perjalanan bersepeda sampai ke Thailand. Walau salah satu tangan nya cacat  tapi ia mempunyai tekad dan semangat hidup yg kuat.

Dari buku2 yg diberikan ayahnya ia jadi rajin membaca dan juga pandai menulis. Ia jadi penulis handal yg banyak menulis antara lain di majalah remaja Hai di tahun 80-an dan banyak buku2 cerita dan novel yg telah ia tulis, antara lain novel “Balada si Roy” yg terkenal di tahun 80-an, sehingga ia pun menjadi penulis terkenal. Ia sempat pula bekerja di sebuah televisi swasta.

Di tempat tinggalnya ia pun ingin agar anak2 senang membaca pula, karena itulah di belakang rumahnya ia mendirikan taman bacaan bagi anak2 masyarakat sekitar, itulah yg kemudian menjadi sanggar baca Rumah Dunia, sebuah gerakan pengembangan masyarakat yg fenomenal di Serang, Banten yang meng- inspirasi tumbuhnya ribuan taman bacaan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.

Sebuah cerita perjalanan hidup anak manusia yg mengharukan, yang saya dengar langsung dari orang bersangkutan, yang jauh2 datang bersilaturahmi dari banten ke kampung gurun pasir kami di Abu Dhabi ini. Beliau lah Heri Hendrayana yg lebih dikenal dg nama pena Gola Gong. Saya telah mengenal nama tersebut saat remaja dulu, melalui majalah remaja Hai di tahun 80-an, dan juga berbagai tulisan dan buku karyanya, namun baru saat ini di rantau gurun pasir yg jauh ini, saya bertemu muka dg beliau, Alhamdulillah.

Ngobrol2 dg beliau, saya tanya, apa sebenarnya tujuan beliau banyak membuat taman bacaan yg sepertinya hal sederhana saja. Ia berkata bahwa ia ingin mengembangkan budaya membaca dan menulis pada masyarakat. Saya tanya membaca adalah kemampuan umum yg diajarkan di sekolah, apa perlunya lagi mengajarkan kemampuan membaca dan menulis tsb ?

Ternyata menarik yg dikatakan Gola Gong, bahwa membaca & menulis, kemampuan literasi yg dimaksudkan ialah kemampuan dasar manusia untuk bisa memahami sesuatu dg baik, mengembangkan persepsi tersendiri dari yg ia fahami tersebut, menyampaikan nya (menulis) dan kemudian mewujudkan nya dalam sebuah tindakan nyata. Kira2 mirip dg tahapan era informasi ; Data – Information – knowledge – action, dimana data/informasi baik berupa buku, alam yg ada disekitar kita, atau tingkah laku orang lain, berusaha difahami dg baik. Bila diandaikan makanan, informasi “dikunyah” dg baik, dari sana bisa didapatkan pemahaman (knowledge) dan penghayatan yg kemudian menjadi dasar tindakan (action) seorang manusia.  Jadi budaya membaca / literasi  adalah sebuah proses yg lengkap, tak sekedar membaca menyerap informasi belaka, tapi lebih dalam lagi.

Betapa penting nya membaca, sehingga perintah pertama pada nabi Muhammad yg dinyatakan dalam kitab suci al Qur’an, ialah Iqra artinya “Baca lah”, yg bermakna tak sekedar membaca, tapi lebih pada proses pemahaman dan penghayatan, tentang diri kita sendiri dan alam sekitar dengan segala kehidupan dan prosesnya. Orang Minang menyatakan nya dalam pepatah “ Alam terkembang jadi guru”, betapa alam yg terkembang, segala sesuatu di sekitar kita, tumbuhan, binatang, orang lain, masyarakat, bahkan diri kita sendiri, adalah bagaikan guru yg bisa kita ambil pelajaran dari nya. Dan proses itu semua berjalan timbal balik dan aktif. Manusia lah yg harus aktif mencari pengetahuan/ ilmu untuk memahami nya, bukan sekedar proses pasif, disuapi informasi.

Read more »

serigala berbulu domba ( wolf in sheep clothing)

Alkisah ada seekor serigala yang  demi ingin menangkap domba, ia masuk ke dalam kawanan gembala domba dengan menggunakan bulu domba. Saat sang pengembala domba lengah, di tempat sepi, sang serigala pun menangkap seekor domba dan membunuhnya.  Shaun the sheep, domba cerdik di kawanan tersebut akhirnya mengetahui juga ada domba yg aneh perilakunya dan memberi tahu pengembala. Sehingga sang pengembala pun akhirnya  mengetahui mengapa dombanya berkurang jumlahnya, karena ternyata ada serigala yg berbulu domba diantara gembalaan nya.

Kisah tersebut adalah kisah lama yang sering dijadikan pelajaran mengenai analogi karakter manusia yang seringkali menyembunyikan karakter asli yg  jelek  dalam penampilan luar yg baik. Suatu saat ada kesempatan terbuka, ia langsung menggunakan kesempatan tersebut untuk mencapai tujuan jeleknya.

Serigala adalah simbol dari  makhluk yg berkarakter suka melanggar aturan dan ingin selalu mengambil kesempatan untuk keuntungan nya sendiri.  Domba adalah simbol dari makhluk yang  mentaati aturan dan menurut . Dan banyak juga orang2 yg memiliki karakter gabungan diantara kedua karakter tersebut. Mereka itulah yg di istilahkan sebagai serigala berbulu domba dan ada juga yg dikelompokkan sebagai  domba berbulu serigala.

Cerita lama tersebut sering digunakan untuk menggambarkan analogi sifat binatang tersebut pada karakter manusia. Dimana secara bertolak belakang pada satu sisi ada orang yg berperilaku positif, taat aturan dan memberi manfaat, dan pada sisi sebaliknya ada orang yg berperilaku negatif, suka melanggar aturan dan menimbulkan kekacauan. Dan diantara keduanya adalah orang yg memiliki karakter gabungan keduanya.

Serigala berbulu domba, adalah gambaran orang yg sebenarnya berkarakter negatif, suka melanggar aturan dan ingin mencari keuntungan pribadi, namun selalu menampilkan dirinya dalam tampilan baik, taat aturan ( berbulu domba ). Pada saat ada kesempatan terbuka, mereka akan berbuat kejahatan/hal negatif. Dalam realitanya hal tsb banyak kita temui dalam kehidupan sehari2, sehingga istilah serigala berbulu domba ini cukup popular, antara lain dalam dunia politik dan bisnis.

Read more »

saat merah putih berkibar di kota gurun pasir

Sorot mentari sore hari, menembus diantara barisan gedung2 tinggi pencakar langit, di rumput hijau lapangan bola di tengah kota Dubai ini. Suasananya begitu hiruk pikuk oleh para penonton yg memenuhi pinggir lapangan. Banyak para penonton adalah orang2 indonesia yg bekerja di Dubai, mereka ingin menyaksikan pertandingan final sepakbola futsal outdoor, antar komunitas masyarakat  Negara ASEAN di Dubai. Sore ini berlaga di final tim dari masyarakat Indonesia melawan tim dari masyarakat Singapore di Dubai.

Lapangan bola penuh sesak oleh penonton yg berdiri dipinggir lapangan,  sebelum pertandingan sepakbola antara tim indonesia lawan singapore, lagu kebangsaan masing2 negara pun dikumandangkan. Saat lagu Indonesia raya dikumandangkan, orang2 indonesia yg banyak menonton di pinggir lapangan pun langsung berdiri dan bernyanyi bersama, sambil sebagian mengibarkan bendera merah putih.

“Indonesia tanah airku,  Tanah tumpah darahku,
Disanalah aku berdiri, Jadi pandu ibuku,
Indonesia kebangsaanku,  Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru: “Indonesia bersatu!”

sungguh mengharukan sekali suasananya , saat lagu tsb dinyanyikan, baru sadar, sudah lama sekali tak menyanyikan nya, rasanya terakhir waktu kuliah puluhan tahun yg lalu, sebagian ada yg lupa lagi syairnya. saat itu saya yang ikut menonton di pinggir lapangan, tak sempat ikut menyanyikan penuh lagu tersebut, bukan hanya karena sebagian lupa syairnya, tapi karena kerongkongan ini serasa tersumbat, dada bergetar, air mata pun hampir mengalir, tak kuat menahan haru….., subhanallah…

Walau telah lama meninggalkan negeri sendiri, sering sedih mendengar berita2 tentang negeri kita sendiri, dg berbagai permasalahan, ada rasa kekecewaan,  tapi tetap saja kerinduan dan kecintaan terhadap negeri sendiri tak bisa dilupakan.

Read more »

Haji, perjalanan cinta Illahiah

Dalam kisah klasik Laila Majnun, ada diceritakan moment indah saat Majnun dalam perjalanan menuju kota dimana Laila sang kekasih sejatinya tinggal, betapa saat mencapai gerbang kota, walaupun belum sampai ke rumah Laila kekasih nya, hatinya telah bergetar penuh gemuruh, walau tak bisa menemui Laila, mengusap dinding pagar pun telah mencukupi baginya. Hal tersebut menggambarkan betapa dalam nya kedekatan batin kita, betapa kuatnya kerinduan terhadap sesuatu yg dicintai.

Hal yg sama akan terasakan pula, saat dalam perjalanan menuju tanah suci mekah- madinah, dalam perjalanan haji. Dalam perjalanan menuju Mekah, saat melalui bukit2 berbatu, melintasi terowongan menembus bukit, sekitar kota mekah, dari kejauhan akan tampak menjulang tiang2 tinggi mesjidil haram, menara jam besar, suara adzan yg mengalun merdu, ditimpali suara lantunan ayat suci al qur’an yg terdengar dari toko kaset di pinggir jalan, memberikan suasana kehangatan jiwa,rasa bahagia.  Hati akan bergetar deras karena nya , bagaikan perasaaan saat sampai di tempat kekasih hati yg telah lama dirindukan.

Saat melewati gerbang Masjidil haram, sampai ke halaman dalam, tampaklah bangunan kotak berlapis kain hitam yg tampak begitu anggun, hati pun tambah bergetar, tatapan mata begitu dalam, tubuhpun terdiam sejenak, masya Allah, sampai juga ke ka’bah, bangunan suci yg selama ini hanya terlihat di gambar2 atau di alas sajadah sholat. Hati bergetar kuat, bibir pun tak kuasa menahan haru, air mata pun terurai haru karena nya, masya Allah, subhanallah, Alhamdulillah, Allahu akbar…

Jadi teringat cerita jatuh cinta pada pandangan pertama anak muda, betapa saat bertemu pandang dg kekasih hati, walau baru pertama kali melihat, serasa telah  mengenalnya lama. Begitu pula lah rasanya saat pertama kali memandang langsung kabah, serasa kita telah mengenalnya lama sekali sebelumnya,  subhanallah. Ada dinyatakan bahwa do’a yg dilantunkan saat pertama kali melihat kabah adalah doa yg makbul, karena penuh dg rasa cinta, kedekatan batin dg Sang Maha Pencipta.

Read more »

sajadah panjang, luas terhampar (management mesjid)

Angin semilir dari lereng gunung menghantarkan alunan suara azan dari surau di tepi kolam di balik kebun yg indah, mengingatkan diri  pada waktu sholat, subhanallah menakjubkan sekali suasana menjelang waktu sholat di surau yg asri di  Bukittinggi, sumatera barat, memori masa kecil yg selalu teringatkan.

Dari kesibukan kerja sehari2 , biasanya orang2 baru teringatkan dengan mesjid setelah mendengar suara azan tsb. Mesjid sebagai tempat ibadah biasanya baru ramai saat waktu sholat, hari jumat atau perayaan kegiatan2 keagamaan lain nya. Namun sebenarnya dibalik itu semua, kegiatan pengelolaan mesjid tak hanya saat itu saja dan banyak pula  orang yg terlibat dalam pengelolaan kegiatan di mesjid. Setelah sekian lama di negeri  gurun pasir, Abu Dhabi, UAE  ini, mengamati bagaimana mesjid dikelola, ada hal menarik yg bisa jadi pelajaran bagi kita2 di Indonesia, yaitu bagaimana mesjid dikelola.

Mesjid kalau diandaikan bagai sebuah computer, ada hardware dan software nya, hardware, perangkat keras, adalah mengenai bangunan mesjid dan berbagai fasilitas nya. Software pada mesjid, adalah berupa kegiatan2 dan pengelola mesjid, mulai dari Imam, muazin, pengelola mesjid ( DKM) sampai pembersih mesjid.

Membandingkan antara mesjid di Indonesia dengan mesjid2 di negeri timur tengah ini, khususnya UAE, kalau mengenai bangunan, secara umum bangunan mesjid relatif sama di berbagai tempat, hanya berbeda dalam arsitektur dan kelengkapan nya, masing2 negara/ daerah memiliki ciri khas arsitekturnya tersendiri. Di Abu Dhabi sini, saya perhatikan mesjid dibangun dengan perancangan yg baik dan besar ukuran nya, karena sebagian besar mesjid di bangun oleh negara, sebagian kecil  dibangun secara mandiri oleh masyarakat.

Read more »

gold vs dollar & new silk road

Cerita tentang emas telah menjadi cerita kekayaan sejak dahulu kala dan selama ini kita menganggapnya cerita lama org2 tua kita dulu yg menyimpan emas sebagai asset kekayaan nya. Sebuah cerita lama yg bagi org2 jaman ini dianggap tak praktis dan lebih memilih menabung di bank ( deposito, tabungan dll). Namun saat ekonomi dunia bergejolak dan nilai mata uang turun naik pula, emas kembali jadi pilihan untuk investasi, bahkan jadi salah satu alternative acuan keuangan.

Salah satu topic perbincangan bisnis yg menarik belakangan ini  ialah mengenai  cerita bisnis dunia, khususnya emas. Dimana setelah sekian lama mengalami kenaikan drastis, saat ini grafik harga emas bergerak turun naik di kisaran harga tertentu, pada saat yg bersamaan di sisi lain US dollar yg selama ini melemah, mulai menguat nilainya. Bagaikan seperti terjadi pertarungan antara nilai emas vs US dollar, sebuah cerita biasa dalam ekonomi  dunia, namun ternyata dibalik itu banyak cerita2 lain yg membuka tirai berbagai konflik di penjuru dunia saat ini, dimana ternyata pertarungan emas vs US dollar adalah juga pertarungan antara kekuatan ekonomi barat ( US, Europe ) melawan kekuatan ekonomi baru ( china, india  dll ) .

Pada saat US dollar menurun, berbagai negara yg memiliki banyak devisa mata uang asing, seperti china, mengalami penurunan nilai asset, sehingga mereka mencari sumber asset lain yg lebih kuat, antara lain pilihan jatuh pada emas, sehingga beberapa bulan belakangan, Negara yg memiliki asset financial melimpah, spt china dan Negara timur tengah mengamankan assetnya dari US dollar ke emas dg cara memborong emas, yg membuat harga emas membubung tinggi belakangan ini. Dalam kondisi bersamaan, amerika dan eropa yg mengalami masalah financial, mengalami kerugian yg besar karena nilai mata uang nya berkurang dan pada sisi lain, asset financial nya bermasalah ( terlilit hutang pemerintah yg meninggi). Jadi secara tidak langsung terjadi pertarungan antara 2 kekuatan ekonomi dunia, kekuatan barat ( amerika-eropa) dan kekuatan ekonomi baru ( china, india, brasil, rusia dll) . Bila harga emas naik, kekuatan timur menguat dan begitu pula sebaliknya saat nilai mata uang US dollar atau euro melemah. Jadi negara2 barat spt amerika, berusaha sekuat tenaga utk menguatkan mata uang mereka dan melemahkan harga emas.

Dalam kondisi spt itu, negara2 timur tengah yg memiliki asset financial berlimpah yg bersumber dari kekayaan alam minyak dan gas, menjadi kekuatan yg menentukan pula dan jadi rebutan berbagai pihak. Saat perusahaan2 eropa mengalami masalah financial, mereka pergi ke negeri timur tengah utk mencari talangan dana, sehingga mulai banyak asset / property di eropa dan amerika yg dimiliki oleh negeri kaya timur tengah.

Read more »

gold vs capitalism & chaos theory

Dalam ilmu matematika teori, ada sebuah teori yg menjelaskan tentang keterkaitan gejala2 alam, betapa gejala2 alam yg berjauhan tapi ternyata berhubungan, seperti kondisi iklim cuaca, dimana gejala di suatu tempat ternyata memberikan dampak di tempat yg berjauhan, dikenal dg nama Chaos teory  ( teori kekacauan ), sering secara sederhana dijelaskan dalam butterfly effect yg menjelaskan ttg keterkaitan kondisi iklim cuaca, dimana  kepakan sayap kupu2 di lembah Anai Bukittinggi, bisa menimbulkan badai pasir di gurun pasir empty quarter Abu dhabi, susah dimengerti dan seperti berlebih lebihan, tapi ternyata bisa terjadi.

Teori tersebut mungkin bisa sedikit menjelaskan mengenai krisis financial dunia yg pernah terjadi tahun 1997 dan 2008, serta ada kemungkinan akan terjadi lagi tahun 2011. Tahun 2008, terjadi krisis hutang di dunia financial Amerika, ternyata memberikan dampak berantai pada bisnis financial di seluruh dunia. Tahun 2011 ini nampaknya hal tersebut akan terjadi lagi, karena tingkat hutang negara Amerika yg tinggi ( 14 trilliun USD ) , perusahaan credit rating agency mengancam akan menurunkan credit rating amerika, yg telah bertahan sejak thn 1917. Begitu pula di Eropa beberapa negara eropa yg terlilit hutang terancam diturunkan pula credit rating nya.

Dampak lanjutan nya, mata uang US Dollar dan Euro akan turun nilainya. Pada sisi lain harga komoditas akan naik, mulai dari emas, minyak sampai bahan pangan yg memang beberapa tahun belakangan ini naik, antara lain karena terjadi kekurangan pasokan. Dampak di ujung nya, masyarakat miskin di negara2 berkembang yang akan terkena dampak berat nya, kenaikan harga barang2 kebutuhan pokok dan disisi lain berkurangnya penghasilan , karena turun nya nilai mata uang. Kalau dipikir2 seperti tak berhubungan antara kejadian diturunkan nya credit rating negara2 maju tsb, dengan bertambah susahnya kehidupan org2 miskin, namun terbukti saat krisis financial yg lalu hal tsb berkaitan, dengan memahami teori chaos, kita jadi bisa mengerti analogi kejadian tsb.

Ada 2 hal menarik, dari kisah financial global saat ini, yaitu kembalinya Emas sebagai kekuatan penentu nilai dan credit rating agency, sebagai sebuah kekuatan super power dunia baru.

Read more »

keadilan semu

Pada suatu masa di rimba raya, 3 ekor binatang pergi berburu bersama ; singa, serigala dan musang. Dari perburuan nya, mereka mendapatkan 3 ekor binatang pula, kijang, ayam dan kelinci.

Kemudian berkatalah sang singa kepada serigala; “wahai serigala bagilah hasil buruan kita dengan adil”

Maka serigala pun membagi nya dan berkata ; “kijang untuk tuan singa, kelinci untuk saya dan ayam untuk musang”

Mendengar hal tersebut, seketika marah besar lah singa sampai di makan nya serigala, karena pembagiaan nya dianggap tidak adil. Musang pun kaget dan ketakutan karena nya.

Kemudian singa berkata pada musang, agar membagi buruan bersamanya dengan adil.

Musang yg masih kaget, terdiam berpikir sejenak, kemudian dengan suara yg agak gugup ia berkata;  wahai tuan singa, berikut pembagian nya ; Kijang adalah untuk makan pagi tuan singa, kelinci untuk makan siang, sedangkan ayam untuk makan malam nya.

Singa pun tersenyum senang dan bertanya pada musang;

wahai musang, darimana engkau dapat ilmu sehingga bisa membagi buruan kita dengan adil ?

musang berkata: “ ilmu itu saya dapat setelah melihat kematian serigala tadi”…

Read more »

artificial justice

A Lion, an Ass, and a Fox were hunting in company to the big forest, and caught a large quantity of game. The Ass was asked to divide the spoil. This he did very fairly, giving each an equal share.

The Fox was well satisfied, but the Lion flew into a great rage over it, and with one stroke of his huge paw, he added the Ass to the pile of slain.

Then he turned to the Fox.

“You divide it,” he roared angrily.

The Fox wasted no time in talking. He quickly piled all the game into one great heap. From this he took a very small portion for himself, such undesirable bits as the horns and hoofs of a mountain goat, and the end of an ox tail.

The Lion now recovered his good humor entirely.

“Who taught you to divide so fairly?” he asked pleasantly.

“I learned a lesson from the Ass,” replied the Fox, carefully edging away.

Read more »

begin at the end

Syahdan sekelompok orang tua, para pensiunan ngobrol2 ttg tempat2 mana saja yg pernah dikunjungi selama ini, seru juga obrolan mereka. Bercerita ttg berbagai tempat yg pernah dikunjunginya. Namun ternyata masih banyak tempat2 lain yg belum sempat dikunjungi, sehingga mereka membuat semacam list, tempat2 menarik mana saja yg  ingin mereka kunjungi, karena memang belum pernah dikunjungi seumur hidupnya, sampai akhirnya

terbitlah ide utk membuat semacam daftar panjang, atau bucket list istilahnya , 100 tempat yg perlu dikunjungi sebelum kau meninggal, 100 list of place to see before you die. Ide dari daftar panjang tersebut, akhirnya dikembangkan pula, menjadi apa saja buku yg perlu dibaca, apa saja film yg perlu ditonton dan berbagai hal2 lain nya yg perlu dilakukan.  Dalam sisa umur hidup mereka, sehingga dihasilkan pula beberapa bucket list lain nya ; 100 books to be read before die, 100 things to do before you die dan berbagai 100 list to do lain nya, bahkan dibuat film, the bucket list, cerita ttg keinginan org2 tua yg sudah divonis tak hidup lama lagi, karena terkena sakit kanker stadium akut.

Kelihatan nya seperti main2 saja, tapi sebenarnya ada makna filosofis nya, yaitu bahwa semua orang, baik orang yg Soleh sampai orang yg tak percaya Tuhan sekalipun, semua percaya bahwa suatu saat ia akan meninggalkan dunia yg fana ini, hanya berbeda bagaimana menghadapi nya.

Orang yg tak percaya kehidupan setelah kematian, berusaha untuk menikmati sisa masa hidupnya, untuk meraih hal2 yg belum pernah didapat selama hidup nya. Mereka menikmati hidup apa adanya, setelah mati, selesailah urusan, repot amah sih, tak jauh dengan cerita tanaman atau binatang yg mati.

Bagi orang2 soleh yg percaya pada hari akhir, berusaha untuk mempersiapkan diri dan amal soleh sebaik mungkin, karena yakin bahwa segala amal kelakuan selama hidup di dunia ini, akan dimintakan pertanggungjawaban nya kelak.

Read more »

kisah murid perguruan gajah depa & cacing cau

Syahdan, dari kampung kecil yg asri di lereng gunung wayang , 2 kakak beradik anak pak carik desa, turun gunung menuntut elmu ke negeri lembah gumanti. Si sulung yg memang lebih pintar bisa masuk ke perguruan gajah depa yang telah terkenal ke seantero penjuru negeri , walau ujian masuk nya ketat, ia berhasil lulus pula. Sedangkan si bungsu yg memang  kemampuan nalar nya biasa2 saja, akhirnya ia hanya bisa masuk ke perguruan cacing cau. Seolah2 sudah seperti pintu gerbang ke nasib hidup selanjutnya, kata orang banyak, orang akan berhasil hidupnya setelah keluar dari perguruan gajah depa dan kalau lulus dari perguruan cacing cau, biasanya hanya jadi orang biasa2 sajah.

Karena sering dipuji2 orang, si sulung dan teman2 nya di perguruan gajah depa, jadi sombong pula karena nya, namun si bungsu yg sekolah di perguruan cacing cau, tak merasa rendah diri pula, walau sering di olok2 oleh teman kakaknya kalau bertemu di jalan, justru karena itu si bungsu jadi org yg penyabar dan rendah hati.

Setelah lulus dari perguruan gajah depa, memang si sulung sudah seperti suratan takdirnya, mendapatkan kehidupan yg baik, ia bekerja sebagai juru tera negeri yg diakui org banyak, para mertua pun berlomba agar ia jadi menantunya. seperti cerita dongeng biasanya, ia hidup senang, jadi orang kaya, punya istri cantik dan kedudukan yg tinggi di ibukota negeri

sebaliknya si bungsu, hanya jadi pegawai rendahan  di kampung lemah nendeut, sampai dapat istri si neng anak guru madrasah tak jauh dari tempat kerja nya. walau sederhana hidup di kampung, si bungsu tampak bahagia, istrinya seorang  wanita desa yg solehah dan hidup sederhana, anak2nya biasa main ke sekitar kebun dan sawah  ladang sebagaimana ia masa kecil dulu di kampungnya.  Walau berasal dari satu keluarga, kakak beradik  ini memiliki takdir jalan hidup yg berbeda jauh.

Sampai suatu waktu si bungsu kaget mendapat berita bahwa kakak sulung nya, terkena perkara hukum dan masuk ke dalam bui. Si bungsu pun pergi ke ibukota menyilau kakaknya.

Read more »

lambaian daun pohon kurma

Di negeri gurun pasir ini, musim panas hadir di pertengahan tahun,
Seperti siang ini yg suhu udara sampai 42 derajat,
Aku pun duduk berteduh di bawah pohon kurma,
dalam naungan  42 helai daun kurma, yang melambai2 tertiup angin kencang dari gurun pasir, berkecepatan 42 km/jam.
Di atas tampak 42 buah  kurma berwarna coklat tua, tanda hampir matang

jauh di depan  hamparan gurun pasir luas terbentang, tampak fatamorgana, bagai kolam yg bergejolak air nya,
Saat ku tengok ke belakang  sana, 42 batang pohon kurma tegap berbaris sepanjang jalan,
daun nya melambai2 tertiup angin kering, seolah membuka kembali 42 lembaran  kenangan buku kehidupan masa lalu, lembaran buku kehidupan yg penuh gambar rupa warna….

Barisan 42 batang pohon kurma itu mengingatkan ku ;
pada jejeran tiang melengkung bercorak kaligrafi indah di dalam mesjid nabawi, Madinah  ,
pada jejeran 42 gedung tinggi pencakar langit, sepanjang pulau palm jumeirah Dubai,
dan juga pada jejeran 42 batang pohon pinus yang tegak berdiri di sepanjang pinggiran kebun teh Malabar, yang menjadi batas alam dg hutan pinus di lereng gunung wayang windu, Bandung selatan.

Read more »

alam mahsyar [syair pesantren]

Salah satu ciri khas pendidikan Pesantren yg menarik, ialah pesan2 moral disampaikan dg pendekatan kultural budaya yg mudah dimengerti dan terpatri kuat dalam memori ingatan para santri, antara lain dengan disampaikan dalam bentuk nadom ( syair nasihat yg dilagukan dg syahdu) .

Alhamdulillah saya sempat pula diajarkan sebuah syair pesantren, yang sering dilagukan para santri, khususnya pesantren di daerah jawa barat.  Syair atau nadom istilah pesatrennya, ini diajarkan pada saya, oleh pak Ustad Rohili, seorang ustadz lulusan pesantren dari Garut di Jawa Barat, yg sering berkeliling ke mesjid mesjid untuk berdakhwah. Nadom ini bercerita tentang alam mahsyar di akhirat kelak, tentang bagaimana keadaan manusia kelak disana, jadi pengingat untuk kita semua bersiap menghadapinya dan tidak jadi orang yg menyesal kelak, seperti diceritakan pada syair ini. Syair nya dalam bahasa sunda, dengan pola pantun yg berulang dan berirama, biasa dinyanyikan bersama dengan alur nada yg sederhana namun syahdu dan berulang tiap empat baris, seperti yg biasa didengar di asrama2 pondok pesantren di daerah Jawa Barat. Di bagian bawah, saya sertakan juga, terjemahan nya dalam bahasa Indonesia, walau alur irama pantun nya akan sedikit berubah. semoga bermanfaat.

Eling eling dulur kabeh
ibadah ulah talobeh
beurang peuting ulah weleh
bisina kaburu paeh

Sabab urang bakal mati
nyawa dipundut ku Gusti
mana kudu ati ati
kana ibadah sing ngarti

karasana keur sakarat
nyerina ka liwat liwat
kana ibadah ulah diliwat
embung milampahkeun sholat

Kaduhung ka liwat langkung
henteu nyembah ka Nu Agung
Sakarat nyeri na kalangkung
urang teh teu menang embung

Read more »

de-industrialisasi indonesia , bagai tikus mati di lumbung padi

waktu kecil saya sering bepergian ke daerah bandung selatan, diajak menengok keluarga, atau sekedar main ke daerah wisata pegunungan bandung selatan. Melewati daerah sekitar dayeuhkolot, banjaran, Kopo, sering kagum melihat pabrik2 tekstil besar yg spt berjejer di pinggir jalan, melahap lahan2 subur pesawahan, jalanan pun sering macet saat para karyawan berangkat atau pulang kerja.

Selang 20 tahun berlalu, beberapa waktu yg lalu saya melewati lagi jalanan tersebut, namun keadaanya telah berubah. banyak pabrik2 besar yg telah ditutup dan ditinggal bagaikan menjadi rumah hantu besar, rumput dan alang2 menutupi lahan sekitarnya. Daerah majalaya dan cibaduyut yg jaman dulu, sering dibangga2kan pemerintah sebagai Sentra industry kecil kebanggaan, lebih mengenaskan lagi keadaan nya.  Industri tutup, pengangguran bertambah, namun alam sekitar tak bisa pulih kembali, tanah pun jadi tak subur, sungai2 jadi kotor, keadaan alam jadi rusak, banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau.

Itulah kondisi bandung selatan, namun akan berbeda sekali keadaan nya saat kita berjalan ke daerah bandung utara, yg sekarang jadi magnet bisnis baru, dimana berbagai pusat perbelanjaan, factory outlet dan wisata belanja lain nya, begitu dipenuhi org2, jalanan pun jadi macet setiap hari libur, sungguh sebuah ironi.

Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.